Rabu, 27 November 2013

Istilah-Istilah Dalam Dunia Android

Android

APK = Android Package, kyk IPA di iPhone (buat pngguna iPhone), SISdi Symbian s60 (ga tau sih skrg masih sis ap ngga), atau JAR di BB (buat pengguna BB) dan java based devices lainnya. Intinya, file2 dgn ekstensi .apk bisa digunakan untuk menginstall aplikasi di androiddevice.

Adb = command buat ngejembatani perintah di android lewat pc, klo adb shell termasuk bagiannya. extensi command adb ada banyak bro, seperti adb push, adb pull, adb install dll, syarat adb bisa jalan = driver adb mesti sdh terpasang di pc, biasanya di device manager (windows) akan terlihat andoid adb composite device, driver adb biasanya dari vendor pembuat devicenya. klo nexus,htc magic, dream bisa pakai driver bawaan usb. kalo motorola milestone bisa dari cd bawaannya atau pakai motorola software update.

Adb.exe = bisa di ambil dari sdk (dah include didlm android sdk) ada di folder tools, untuk mengetahui fungsi command adb bisa dgn mengetik "adb help"

Adb shell logcat = buat mengetahui proses yg terjadi diandroid, berguna banget saat experiment flashing rom.

Apps2SD = Proses memindahkan/menyimpan aplikasi ke SDcard selain ke memori internal,

AOSP = Android Open Source Project, Ini adalah nama kode yang diberikan google untuk rilis Android yang berbeda. Keterangan dengan contoh berikut mungkin akan lebih jelas. Misal, google merilis HP Android NEXUS dan menggunakan ROM asli yang dikembangkan oleh google sendiri. Kemudian Samsung, HTC, LG menggunakan kode AOSP Android tadi dan melakukan modifikasi sesuai keperluan mereka. Modifikasi bisa dilakukan di interface dan tampilan contohnya Samsung Touchwiz, HTC Sense, Motorola motoblurr dan lain-lain. CyanogenMod adalah contoh custom ROM berdasarakan kode AOSP google.

Boot = Proses menghidupkan handheld.

Bootloader = gabungan SPL dan IPL yg menjadi dasar dr sebuah device.

FASTBOOT load = Tombol Camera + Power, pada mode boot ini, kita bisa meng-install image sebuah sistem yang ada/ditaruh di SDcard dengan menekan tombol Power lagi

BW = bandwidth

BRICK(ed) = kondisi dmana device sudah tidak bisa di-recover,sehingga bisa dianggap seperti batu-bata (brick) yg dapat digunakan untuk ngelempar anjing (kalau dbutuhkan).

Cache2SD = Proses memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard.

Cupcake ( kue mangkok ) = Google internal code name for the Android OS version 1.5.

CWM (Clock Work Mod) = alat pengganti default android recovery yang digunakan untuk install costum rom, dan memiliki fitur backup, Aplikasi ini asalnya dibuat oleh Koush, untuk mengatur ROM di hp Android. Banyak kegunaan CWW ini salah satunya untuk membackup dan restore aplikasi, menghapus (wipe) data di sistem dan di cache (Dalvik). Biasanya diperlukan untuk menginstall (flashing) ROM baru, menjalankan atau mematikan Lagfix dari kernel Voodoo dsb.

CM = Cyanogen Mod, developer yang memodifikasi ROM

Dalvik = Nama khusus di Android untuk program Java virtual Machine (VM) yang menjalankan perintah kode aplikasi android. Setiap aplikasi berjalan di Dalvik VM dan tidak berpengaruh secara langsung ke sistem operasi Android. Jika misal satu aplikasi 'rusak', maka hanya VM dimana Dalvik untuk aplikasi itu yang tidak berfungsi.

Diagnostic Mode = Tombol Capture + Power. mode boot untuk test ( pake tombol volume untuk pilih item ),

Donut ( Donat ) = Google internal code name for the Android OS version 1.6.

Deodex = Proses Deodexing singkatnya adalah proses pengepakan kembali APK dengan ODEX dengan cara tertentu. Proses pengepakan ini akan menjadi file dengan CLASSES.DEX. Dengan melakukan DeOdexing, semua paket dari APK yang sebelumnya terpisah di satukan kembali di satu file APK, sehingga menghilangkan kecemasan bahwa APK yang dimodifikasi akan konflik dengan beberapa file ODEX. Dengan kata laen, ROM yang telah DeODEXed, memiliki paket aplikasi yang telah di jadikan satu kembali dalam satu file APK, sehingga mengijinkan modifikasi pada file APK seperti perubahan THEMA. Karena tidak ada kode/bagian paket aplikasi yang lokasinya berbeda maka integritas paket tetap terjaga.

Download Mode = Satu proses yang biasa dilakukan untuk flashing ROM menggunakan Odin. Tekan Volume bawah + Home + Power sampai layar 'Download Mode' (warna kuning) muncul. Konek kabel USB ke komputer dan buka Odin. Di Window Odin akan ada satu kotak yang menandakan Odin telah mengenali hanphone dan siap untuk proses flashing.

Eclair = Google internal code name for the Android OS version 2.0 dan 2.1

Ext2 / Ext3 /Ext4 = Format partisi pada linux, seperti layaknya FAT32 dan NTFS pada windows.

Froyo ( Frozen Youghurt - Youghurt beku ) = Google internal code name for the Android OS vesion 2.2.

Fastboot : Tool yg digunakan untuk mem-flash image sistem ke handheld dr komputer.

Flash = Istilah yang hampir sama dengan Flash adalah instal tapi sebenarnya tidak sama. Proses flash akan mentransfer data ROM, Kernel, Recovery atau paket firmware ke dalam internal ROM di android.

GUI = Graphical User Interface, interface aplikasi yang lebih bersifat graphic (gambar)

GPU = Graphics Processing Unit, sebuah prossesor khusus untuk untuk bagian grafis 3D dari microprocessor. Alat ini digunakan di sistem benam, telepon genggam, komputer pribadis, workstation, dan konsol game. GPU Moderen sangat efisien dalam memanipulasi komputer grafis dan struktur paralel, membuatnya lebih efektif dari fungsi umum CPU yang di gunakan untuk bebagai perhitungan alogaritma. Pada komputer pribadi (PC), GPU biasanya terdapat di video card atau dimotherboard. Lebih dari komputer desktop dan notebook mempunyai GPU yang terintegrasi, yang biasanya jauh daripada yang ada di video card.

GMS = Google Market Services, tempat download nya aplikasi2 di Android (kayak apps store di iphone, appworld di BB)

GPS ( Global Positioning System) = sistem penentuan lokasi berdasarkan sinyal satelit yang akan menghasilkan informasi berupa koordinat, latitude dan lokasi dalam peta. Dibutuhkan 3 komponen dalam penentuan lokasi yaitu satelit, receiver GPS dan posisi yang bebas halangan.

Honeycomb = Google internal code name for the Android OS vesion 3.0, biasa dgunakan untuk tablet.

HH (HandHeld) = Sebuah peralatan bergerak dan juga dikenal sebagai peralatan telepon genggam, peralatan genggam,komputer genggam, palmtop atau hanya alat genggam.

IMAP = Internet Message Access Protocol, salah satu protocol untuk retreive email selain POP3.

ICS (Ice Cream Sandwich) = Google internal code name for the Android OS vesion 4.0, OS yg dlengkapi dengan face lock.apk

Install = Memasang aplikasi tersebut pada system.

Jellybean = Google internal code name for the Android OS vesion 5.0

Kernel = Fungsi Kernel adalah sebagai jembatan antara Operating System (OS) dan hardware. Dengan kata lain, kernel berfungsi sebagai penghubung antara sofware dengan hardware. Dalam konteks hanphone Android, kernel juga menyimpan informasi driver untuk hardware. Oleh karenaya Kernel bisa diganti dengan proses flashing untuk meningkatkan performa hardware Android, misalnya overclock, memaksimalkan kemampuan suara, grafis dan lain-lain.

Miley = julukan untuk Milestone, salah satu android rakitan nya Motorola

NAND : Tipe flash memory yang digunakan di handheld, The type of flash memory that is used in the HTC Dream, istilah ini biasanya digunakan menggantikan istilah ROM,

Nandroid : utility yg dipake buat bikin image untuk backup maupun restore.

NAND Backup = Proses mengkopi sistem (yang di Android disebut sebagai 'Image') termasuk informasi partisi OS di Android. Proses ini TIDAK membackup Kernel dan sistem Recovery.

Normal Mode : cara normal menghidupkan handheld.

OTA (Over The Air) = Over The Air, suatu metode pengiriminan data, Update yang resmi disediakan oleh penyedia atau pembuat handphone langsung ke pemakai. Dengan OTA ini HP kamu bisa mengetahui jika ada update terbaru seperti: Firmware, Profile, PRL (Profile Roaming List) dan Android. Proses update OTA biasanya berlaku untuk stock ROM saja. Jika HP kamu sudah DIROOT disarankan untuk JANGAN MELAKUKAN UPDATE MELAUI OTA. Sebagian besar pemakai yang sudah meroot HP melaporkan ada masalah seperti: bootloop, hang dan bahkan nge-brick. Biasanya istilah dipake pd aktifitas meng-update (istilah lainna mgkn download),

Odex = Dalam file sisten Android, aplikasi berbentuk paket dengan extensi APK. Paket aplikasi atau APK ini mempunyai file ODEX yang fungsi sebenarnya adalah untuk menghemat ruang penyimpanan. File ODEX ini sebenernya koleksi dari bagian dari aplikasi yang di optimalkan sebelum proses boot. Dengan begitu, adanya file ODEX akan mempercepat proses BOOT karena meload bagian dari aplikasi2 yang ada. Di sisi lain, adanya ODEX mempersulit proses hacking terhadap APK, karena beberapa bagian dari APK telah di extract dan berada di lokasi yang laen sebelum di eksekusi.

POP3 = Post Office Protocol 3, salah satu protocol TCP/IP port 110 dalam menarik email.

Robot ijo = julukan nya untuk android , karena logo nya android berbentuk robot dan warna nya hijau.

Ratjoen/racun = godaan yang disebarkan oknum terhadap salah satu product.

Root = super user di salah OS (dalam hal ini Android) dan nge-root = proses untuk merubah privilage dari user biasa jadi root.

Recovery Mode = Tombol Home + Power, pada mode boot ini, kita bisa membuka shell. mem-flash image. bikin Backup maupun Restore. Teken Call + Menu + Power beberapa kali untuk keluar dr mode ini.

Resolusi = Jumlah pixel per satuan panjang citra, biasa dng satuan dpi (dot per inch) pixel, unt konversi dcontohkan 300 dpi pixel = 1/300 inches = 1/300*2.54 cm = 0.00847 cm.

ROM = Read Only Memory, suatu area dr flash memory yang gak bisa "ditulis/diisi", biasanya digunakan dalam memory komputer (tempat BIOS) yg tidak membutuhkan power untuk menyimpen data. Dalam handphone (Android), ROM disini adalah internal memory tempat OS (Android) disimpan. Jadi ROM untuk handphone Android bisa dikatakan tempat/daya tampung OS dan kadang langsung diidentikkan dengan versi OS itu sendiri. Proses flash ROM akan mengganti total OS di Android dan kadan termasuk Kernel dan Recovery mode. Secara resmi (Stock) ROM terdiri dari 3 komponen: OS, Kernel dan Recovery dan beberapa aplikasi yang terintegrasi untuk menjalankan Android. ROM yang dibuat bukan oleh Google biasanya dinamakan Custom ROM dan tentunya berasal dari Stock ROM yang dimodifikasi. Orang yang membuat Custom ROM bisa memasukkan Kernel (Stock atau Custom), Recovery (Stock atau Custom), aplikasi tambahan tergantung pembuatnya.

RAM = Random access memory, adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Safe Mode = Tombol Menu + Power, boot handheld secara normal tetapi tanpa registrasi dengan Google, makana aplikasi2 yg berhubungan dengannya gk bakalan berfungsi ( Map, Gmail account, Market, dll),

SPL = Secondary Program Loader (mirip kaya BIOS - Basic Input Output System ), bagian kedua terdiri dari bootloader.

Screen Capture = Istilah dalam android untuk mengambil gambar/screen shot yang diinginkan biasa mengunakan aplikasi pihak ketiga atau tombol home dan power.

Swap = mempermudah kinerja RAM (bukan menambah RAM), jd tidak akan ada peningkatan pada hasil benchmark DLL. pada umumnya ini di gunakan pada hp dgn RAM rendah (contoh RAM 128/256) untuk supaya bisa menjalan kan lebih banyak app (multi tasking) sedangkan untuk DS RAM 512 jumlah ini sudah cukup untuk menjalankan multitasking di froyo 2,2 (mungkin tidak akan cukup di honeycomp 3.0) tp kita masih dapet menggunakan swap di DS supaya kinerja RAM menjadi ringan (dgn anggapan bisa menghemat tenaga batere) kecepatan sdcard class 6 boleh di bilang sama dgn kecepatan internal memory, jd pada saat system menggunakan swap yg tersedia tidak akan ada lag.

Widget = salah satu aplikasi yang GUI nya lebih bersifat interaktif.

CIF = Common Intermediate Format, adalah format standar resolusi photo/video yang menunjukan ukuran horizontal dan vertikal dalam besaran pixel.

VGA = Video Graphics Array, adalah standar resolusi grafik (photo/video) yang lebih baru yang diperkenalkan oleh IBM.

Sumber: andromax-i.blogspot.com
Semoga bermanfaat...

Rabu, 13 November 2013

Misteri Angka Sial 13

Angka Sial 13

Di seantero dunia terdapat bermacam- macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang- orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun demikiankah yang terjadi?

Ternyata tidak. Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan- kepercayaan tahayul ini ternyata tetap eksis dan bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya.

Kepercayaan- kepercayaan ini bahkan ikut mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit. Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya.

Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, Anda tidak akan jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung loncat ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Mengapa angka 13 dianggap angka yang membawa kekurang- beruntungan? Sebenarnya, kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan kuno bernama Kabbalah.

Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir'aun yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu gerakan politis dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.

Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang secara ketat memelihara Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa Yahudi ini membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat lisan dan secara sembunyi- sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula sebagai sebagai kaum Geometrian.

Menurut mereka, angka 13 merupakan salah satu angka suci yang mengandung berbagai daya magis dan sisi religius, bersama-sama dengan angka 11 dan 666. Sebab itu, dalam berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu jumlahnya 13. Juga Kartu Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).

Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan kaum ini ke dalam lambang negara Amerika Serikat. The Seal of United States of America yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida Illuminati) sarat dengan angka 13. Inilah buktinya:

  • 13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
  • 13 garis di perisai atau tameng burung.
  • 13 daun zaitun di kaki kanan burung.
  • 13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
  • 13 anak panah.
  • 13 bulu di ujung anak panah.
  • 13 huruf yang membentuk kalimat "Annuit Coeptis".
  • 13 huruf yang membentuk kalimat "E Pluribus Unum"
  • 13 lapisan batu yang membentuk piramida.
  • 13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.

Selain menyisipkan angka 13 ke dalam lambang negara, logo-logo perusahaan besar Amerika Serikat juga demikian seperti logo McDonalds, Arbyss, Startrek.Com, Westel, dan sebagainya.

Angka 13 bisa dilihat jika logo- logo ini diputar secara vertikal. Demikian pula, markas besar Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen atau Double-13, sesuai dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows), padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.

Uniknya, walau angka 13 bertebaran dalam berbagai rupa, bangsa Amerika rupa-rupanya juga menganggap angka 13 sebagai angka yang harus dihindari. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a, langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.

Kaum Kabbalis sangat mengagungkan angka 13, selain tentu saja angka-angka lainnya seperti angka 11 dan 666. Angka ini dipakai dalam berbagai ritual setan mereka. Bahkan simbol Baphomet atau Kepala Kambing Mendez (Mendez Goat) pun dihiasi simbol 13. Itulah sebabnya angka 13 dianggap sebagai angka sial karena menjadi bagian utama dari ritual setan.

Friday the 13th adalah Hari sial?

Berdasarkan hasil penelitian dari Dr Donald Dossey seorang psikoterapi khusus dalam bidang "��phobia"�� (takut) dalam bhs Yunani, di AS saja ada lebih dari 21 juta orang yang memiliki penyakit "paraskevidekatriap hobia" atau rasa takut akan hari Jumat tgl 13. Dan menurut laporan dari "The Stress Management Center and Phobia Institute"�� di Asheville�� AS, tenyata setiap hari Jumat tgl 13, ekonomi Amerika mengalami kerugian antara 800 s/d 900 juta AS$, karena banyak orang yg ogah travelling, bekerja ataupun melakukan kegiatan bisnis apapun juga.

Kenapa angka 13 adalah angka sial? Sedangkan kepercayaan 13 sebagai nomor sial itu timbulnya dari orang Kristen, karena Yudas menduduki kursi yg 13 dan ia menjual Yesus tepat jam 13.00. Disamping itu angka tersebut berada satu poin diatas angka sempurna 12 atau melebihi kekuatan puncak, maka dengan mana otomatis akan membawa sial, maklum murid Yesus terdiri dari 12 orang, suku Israel 12, siang-malam 12 jam, bulan 12, dewa Olympus 12. Bila numerologi Barat memandang angka 13 sebagai angka sial, hal yang sama berlaku pula di masyarakat Cina. Namun mungkin dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

��Kalau dijumlah 1+3 hasilnya 4. Dan angka ��empat sendiri dalam bahasa Cina bila diucapkan dengan intonasi berbeda (sie) bisa memberikan 2 makna yaitu empat dan mati = sial! Dan apabila nama Anda terdiri dari 13 abjad maka ini harus hati-hati sebab para pembunuh sadis memiliki nama yg terdiri dari 13 abjad lihat saja: Jack the Rippe, Charles Manson, Theodore Bundy dan Albert De Salvo.

Trikaideka-phobia, takut akan angka 13, sedemikian hebatnya sehingga kalau anda makan malam di Hotel berbintang Savoy di London, dan kebetulan anda datang rame-rame ber 13 maka si Manager Hotel Mr Paul, akan cepat-cepat mengeluarkan mascot dua kucing hitam yang didudukan di kursi khusus, untuk menemani anda sekalian dimeja makan! Biar yg makan jadi 15, kalau tidak, "It is believed that one of the 13 diners will die within a year."

Begitu wanti-wanti sang manager. Berapa banyak hotel atau permukiman yang pantang mencantumkan angka 13 untuk nomor lantai, kamar, maupun rumah. Lotere di Itali, Perancis tidak ada nomer 13 nya. Begitu juga tidak ada nama jalan di Amerika yang menggunakan 13th Street atau 13th Avenue. Darimana timbulnya kepercayaan ini? Diduga, Pythagoras figur seniman, filsuf, dan guru dari abad 6 SM, secara tak langsung mendorong para pengikutnya melahirkan pemahaman baru, numerologi.

Apakah disemua Negara Eropa mereka takut akan Hari Jumat tgl 13? Tidak sebab di negara- negara Amerika Latin, di Yunani maupun di Spanyol hari Selasa tgl 13 adalah hari sial, sehingga ada pepatah "En martes, ni te cases ni te embarques" artinya, di hari Selasa janganlah melakukan perkimpoian ataupun perjalanan. Sedangkan di Italy hari sialnya adalah hari Jumat tgl 17. Tetapi bagaiman dengan di Indonesia ? Disini kita percaya bahwa angka 12 adalah angka sial buktinya orang sering ngomong "Cilaka 12".

Semoga bermanfaat...

Senin, 11 November 2013

Filosofi Gerakan Sholat

Gerakan Sholat
Oleh : Hamzah, S.Ag. MH.

Mukmin yang bahagia dalam pandangan Allah Swt. Adalah mukmin yang khusyu? dalam melaksanakan sholatnya (al-Mu'min : 2). Dalam perspektif ayat lain orang yang khusyu? adalah orang yang berkeyakinan akan bertemu dengan Allah Swt. (al-Baqoroh : 46). Secara Substansi syariat ibadah sholat mengandung dua nilai.

  1. Nilai hubungan manusia sebagai makhluk dengan Allah Swt. Sebagai Khaliq.
  2. Nilai hubungan kemanusiaan (Muamalah atau Sosial=hubungan antar manusia dengan manusia lainnya .

Pengalaman ini saya dapatkan ketika menjadi ketua SC diskusi politik yang diselenggarakan oleh Senat Fakultas Syari ah IAIN SGD Bandung, kira-kira pertengahan tahun 1997.

Cerita diawali saat saya menjemput Cak Nur (Almarhum= Allahummaghfirlahu warhamhu wa aafihi wa?fu anhu wa akrim nujulahu wawasyi? madkhalahu ). Karena acara belum dimulai, saya putuskan untuk mendampinginya makan siang. Akhirnya bersama 2 orang panitia yang lain saya mendampinginya ke sebuah rumah makan.

p

Makananpun dipesan. Sambil menunggu makanan datang, saya memberikan pernyataan kepada Cak Nur berkaitan dengan pendapat Amin Rais pada saat berbicara dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Senat Fakultas Dakwah IAIN SGD Bandung tentang filosofi sholat berjama ah kaitan dengan reformasi. Menurut Amin Rais dalam kontek sholat berjama ah seorang imam sholat harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam fiqih seperti :

  1. Fasih bacaannya.
  2. Baik akhlaqnya.
  3. Sempurna gerakannya.
  4. Lebih tua usianya.

Begitu pula dalam kontek kepemimpinan negara bahwa prasyarat seorang pemimpin harus :

  1. Fasih dalam berbicara dan fasih dalam mengeluarkan kebijakan, tidak boleh subjektif tetapi harus objektif (berpihak kepada kepentingan rakyat bukan golongan).
  2. Mempunyai prilaku yang baik dan tidak bermental korup.
  3. Performennya harus benar-benar berwibawa dan kharismatik.
  4. Dewasa dalam politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum dan sebagainya.

Alhasil pemimpin yang sudah TOP (tua, ompong, peot) sudah saatnya direformasi untuk diganti, karena berbicaranya sudah kurang fasih, prilakunya sudah tidak bisa ditolerir dalam mengeruk kekayaan negara, penampilannya sudah kurang enak dipandang karena sudah tua renta, politik dan demokrasi terkungkung akibat gaya kepemimpinannya yang otoriter.

Begitulah pernyataan Amin Rais pada saat itu. Dan saya bertanya: bagaimana menurut pandangan Cak Nur tentang hal itu? Cak Nur menjawab: Saya lebih senang mengartikulasikan filosofi gerakan sholat lebih kearah transendental dan sosiologis. Saya: Apa maksudnya? Cak Nur: Syari at Islam itu terbagi 2 bagian :

Pertama, Ta abudi artinya syari at Islam yang tidak bisa terjangkau oleh akal manusia tetapi hanya dapat terjangkau oleh keimanan manusia saja seperti : kenapa sholat subuh hanya 2 raka at, dzuhur 4 raka at, ashar 4 raka at, maghrib 3 raka at dan isya 4 raka at, akal manusia tidak akan bisa menjangkaunya tetapi hanya bisa dijangkau oleh keimanan artinya tidak usah banyak bertanya tetapi laksanakan saja sesuai perintah Allah Swt dan contoh Rasulullah Saw.

Kedua, Ta aquli artinya syari at Islam yang bisa terjangkau oleh akal manusia disamping bisa terjangkau oleh keimanan manusia, seperti kenapa sholat mesti berdiri kemudian ruku dan sujud dan seterusnya. Akal manusia bisa menjangkaunya walaupun dalam koridor spekulasi saja. Tetapi upaya mengartikulasikan gerakan sholat ke dalam pengertian- pengertian transendental dan sosiologis adalah dalam rangka berusaha menjadi orang yang khusyu dalam sholat, baik khsyu ketika melaksanakannya maupun pasca sholat dilaksanakan (Inna sholata tanha anilfakhsyai wal munkari = sesungguhnya sholat bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar).

Saya: Jadi kalau begitu secara global apa filosofi dari gerakan sholat itu? Cak Nur : Dimulai dari niat yang berarti mempersiapkan hati untuk berkonsentrasi. Takbir al-Ihram. Adalah sebuah pengakuan akan kebesaran Allah. Menggambarkan pengumuman ke sholat an kita. Visualisasinya seperti ketika ada orang lemah dianiaya dengan cara disiksa atau dipukuli oleh orang kuat maka si lemah mengangkat tangannya menutupi kepala dengan kedua tangannya sambil berkata ampun..ampun...ampuun. Ini menunjukkan bahwa:

Pertama, mengangkat tangan ketika takbiratul ihram adalah merupakan simbol atau isyarat untuk memohon ampun dari segala dosa dan kesalahan manusia yang lemah kepada Allah Swt yang Maha Besar sambil membaca doa iftitah, terus fatihah dan dilanjutkan dengan membaca salah satu surat dalam al-qur an yang dianggap mudah.

Kedua, mengangkat tangan juga merupakan kunci pembuka hubungan manusia dengan Allah sebagai Khaliq (Tawajjuh) dan menutup hubungan manusia dengan sesama manusia (Muamalah=sosial), terbukti bahwa setelah takbiratulihram dan kedua tangan disimpan di atas dada, maka orang yang sedang sholat tidak boleh berkata-kata, tidak boleh meludah, tidak boleh tengok kanan atau tengok kiri dan lain sebagainya.

Inilah substansi takbir al ihram (takbir yang mengharamkan) artinya setelah takbir ihram tersebut kita diharamkan berbicara, makan, minum dan lain sebagainya karena akan membatalkan sholat itu sendiri.

Meletakkan kedua tangan di atas dada dalam keadaan berdiri. Tangan kiri dipegang oleh tangan kanan. Gerakan ini merupakan isyarat atau simbol dari :

Pertama, bahwa posisi kiri merupakan simbol dari kejelekan atau kejahatan (Ahli syimal=Neraka) sedangkan posisi kanan merupakan simbol dari kebaikan (Ahli Yamin=Syurga). Keadaan seperti ini mengandung makna bahwa kuasailah potensi kejahatan (Al-Fujur) dalam diri kita oleh potensi kebaikan atau ketaqwaan (Al-Taqwa) sehingga menjadi manusia yang tidak lupa kepada Allah SWT.dan menjadi manusia yang berbahagia dunia dan akhirat (QS. Al-Syamsyi : 8-10).

Kedua, Posisi berdiri mengandung makna perjalanan hidup (Subul Al-hayat) manusia sejak lahir sampai meninggal dunia. Oleh karena itu hiduplah di jalan kebenaran secara konsekuen dan istiqomah dan jangan hidup di jalan kejahatan atau kesesatan yang hina.(QS. al- Mulk : 2).

Pandangan selalu menunduk ke tempat sujud. Gerakan tersebut mengandung makna bahwa dalam perjalanan hidup di dunia manusia harus senantiasa ingat akan tanah tempat sujud artinya kematian, sebab kematian merupakan nasihat yang paling efektif bagi manusia yang berakal. Dunia merupakan satu-satunya tempat untuk menebar benih kebaikan. Dan dunia merupakan jembatan untuk menuju akhirat kelak (al-Dunya Majrah al-Akhirah).

Walaupun kematian sesuatu yang sangat dibenci dan tidak diinginkan kedatangannya oleh manusia tetapi kematian tetap akan menemuinya jika sudah tiba saatnya.(QS. al-Jum ah : 8). Kematian datangnya tiba-tiba dan tidak pernah bisa dihalangi dengan apapun juga. Oleh karena itu management kematian mesti diperhitungkan oleh orang yang beriman dan bertaqwa.

Orang yang bertaqwa akan menemui kematian dalam keadaan baik (Toyyibiin) sehingga para malaikat pun berkata: silahkan masuk ke dalam syurga dengan sejahtera. Selain itu orang yang jiwanya tenang (Mutmainnah) rohnya akan dipanggil keluar dari jasadnya dengan santun dan penuh kasih sayang serta akan dikumpulkan di syurga dengan roh- roh orang yang sholeh.(QS. al- Fajr : 27-30).

Kondisi demikian dilakukan pada posisi berdiri. Berdiri bermakna bahwa otak yang merepresentasikan ego berada di atas hati yang merepresentasikan nurani. Ini adalah fase dimana ego lebih mengendalikan nurani. Contoh hidup manusia pada fase ini adalah fase anak-anak. Diberi gambaran bahwa betapa sulitnya anak kecil berbagi pada sesamanya adalah gambaran betapa anak kecil masih didominasi kesadaran ego dibandingkan kesadaran nurani. Sering ditemui anak kecil yang tidak mau berbagi permen yang dimilikinya pada adiknya sekalipun. Karena takut jatahnya berkurang, Ini adalah fase dimana ego masih berada di atas nurani.

Gerakan berikutnya adalah ruku. Adalah gerakan yang menggambarkan bahwa ego dan nurani berada dalam posisi yang sama, sejajar. Fase ini menggambarkan fase kehidupan manusia sebagai seorang remaja. Terkadang antara nurani dan egonya bertentangan. Pernahkah anda merasakan betapa enggannya kita berbagi tempat duduk di bis kota pada seorang ibu tua? Atau enggannya berbagi uang jajan kepada seorang peminta-minta di lampu merah?

Dalam hati ada pertentangan. Jika diberi uang kita habis, kalau tidak diberi kok kasihan. Inilah fase yang digambarkan oleh gerakan ruku . Seringkali pertentangan itu kemudian dimenangkan oleh ego kita. Ketidakstabilan fase ini ditegaskan lagi adanya gerakan berdiri sebelum sujud. Ini menandakan betapa seringkali pertentangan batin ini dimenangkan oleh ego.

Gerakan sujud. Adalah gerakan yang menggambarkan bahwa kini ego berada di bawah nurani. Adalah penggambaran fase kehidupan manusia berada di fase pencerahan. Fase kedewasaan. Cerita hikayat tentang Syaidina Ali bin Abi Thalib.

Suatu hari beliau harus membelanjakan uang sebesar 6 dirham ke pasar untuk membeli roti bagi anak-anak beliau. Namun ditengah jalan, beliau bertemu dengan seorang fakir yang sungguh perlu dibantu. Jika beliau masih berada di fase ruku , tentu bisa dibayangkan apa yang akan dilakukan beliau. Namun beliau memberikan semua uang itu kepada fakir tersebut dengan ikhlas. Semoga Allah memberikan balasan setimpal kepadamu.

Demikian doa dari sang fakir tersebut. Saat beliau dalam perjalanan pulang, beliau bertemu dengan seorang sahabat yang sedang berlebihan makanan. Dan beliau kemudian dibagi yang jumlahnya lebih dari jumlah yang bisa dibeli dengan uang 6 dirham. Itulah gambaran fase sujud dari seorang Ali bin Abi Thalib.

Gerakan duduk. Adalah penggambaran dari kepasrahan. Pasrah dan tawakal atas semua keputusan Allah akan dirinya. Betapa bahwa manusia itu sudah dijamin semua kebutuhan hidupnya di dunia.

Dan ucapan salam ke kanan dan ke kiri. Adalah penggambaran betapa kita kelak akan meninggalkan dunia dengan berpamitan kepada orang-orang terdekat kita. Baik yang di kanan, maupun kiri. Dan memberikan doa, semoga engkau diberi keselamatan. Selain itu ucapan salam ini merupakan simbol kembalinya dibuka hubungan manusia dengan manusia yang telah ditutup dengan gerakan takbiratulihram tadi terbukti setelah kita mengucapkan salam kita diperbolehkan berkomunikasi kembali dengan sesama manusia.

Tetapi tidak menutup hubungan manusia dengan Allah Swt sebab seluruh gerakan dalam sholat tadi setelah diketahui filosofinya harus diwujudkan dalam kontek kehidupan sosial (Innaa sholata tanha ?anil fakhsyai wal munkari).

Disaat asyik mendengarkan paparan Cak Nur tersebut datanglah pelayan restauran menghidangkan makanan. Maka kami pun berjamaah menyantapnya. Dari perbincangan tadi jika boleh penulis tarik benang merahnya. Maka tujuan sholat adalah :

  1. Supaya manusia menyembah, tunduk dan patuh hanya kepada Allah Swt saja. (Laa Ilaaha illa anaa fa budnii = Toha : 14)
  2. Supaya manusia senantiasa ingat kepada Allah Swt yang memberi hidup dan kehidupan. (Wa aqiimishsholata lidzikri = Toha : 14).
  3. Supaya manusia terhindar dari perbuatan keji dan munkar. (Innashsholata tanha anilfakhsya wal munkar = Al-ankabut : 15).
  4. Supaya agama dan kalimah- kalimah Allah tetap tegak dan hidup di muka bumi ini. (Ashsholatu Imaduddin = al- Hadits).
  5. Pembeda antara seorang Muslim dan seorang kafir (Alfarqu bainal muslimi wal kaafiri tarkushsholati = al-Hadits, Man taroqashsholata zihaaroon faqod kafaro = al-Hadits)

Oleh karena itu, kita harus menjadikan sholat dan doa sebagai senjata. Ada sebuah kepasrahan yang kurang bisa kita maknai pada sholat kita. Dalam ibadah kita. Dan dalam keseharian kita. Terkadang sholat kita tidak berdasarkan kesadaran dan kepasrahan kepada Allah Swt. akan tetapi terkadang seolah ada keterpaksaan dalam melaksanakan sholat, bahkan yang lebih ironisnya seolah ada keterpaksaan oleh situasi dan kondisi yang yang dianggap menekannya, contoh bila di rumah seolah ada keterpaksaan dari orang tua nya (bisa kita rasakan sewaktu kita kecil), bila di kantor seolah- olah ada keterpaksaan dari pimpinannya.

Padahal justru sholat merupakan kebutuhan pokok bagi kita dan kemestian bagi kita, tidak lagi merupakan kewajiban yang terkadang dibayangi oleh keterpaksaan. Pasrah pada keputusan-Nya. Dan percaya bahwa Ia tidak akan memberikan kejadian yang hanya akan menyulitkan kita. Karena hanya Dia yang paling mengerti kita sebagai pencipta kita.

Dan hanya Dia yang sudah menyiapkan penyelesaian terbaik untuk kita. Kita pun berpasrah diri pada-Mu. Hanya kepadamu kami mohon pertolongan. Hanya kepadamu kami bermunajat. Dan hanya kepadamu kami minta perlindungan. Ya Allah. Kami mengadu kepada-Mu. Kami bersujud di hadap-Mu. Dengan segala kesalahan dan dosa kami. Kami mohon ampun kepadaMu.

Demikian semoga pengalaman ini bermanfaat bagi kita semua, dan menjadi amal sholeh bagi kita yang bersungguh- sungguh dalam memaknai dan memahami sholat kita dalam kontek kehidupan sosial kita. Aquulu Qauli Haadza Wa Astagfirullaahi Lii Wa Lakum Wassalaamu?alaikum Wr. Wb.

Semoga bermanfaat...

Selasa, 29 Oktober 2013

Download Lagu SID album Sunset Di Tanah Anarki

Sunset Di Tanah Anarki

Jetelah saya infokan pada posting tadi bahwa SID Merilis Album Sunset Di Tanah Anarki, sekarang saya bagikan lagu-lagu album terbaru SID Sunset Di Tanah Anarki. Cuma buat OutSIDerS & Lady Rose Sedunia.



  1. SID - Sunset Di Tanah Anarki
  2. SID - Belati Tuhan
  3. SID - Bulan dan Ksatria
  4. SID - Buletproof Heart
  5. SID - Burn The Night
  6. SID - Fast Cure
  7. SID - Forever Love Insane
  8. SID - Forgivers
  9. SID - Jadilah Legenda
  10. SID - Kita Adalah Belati
  11. SID - Running
  12. SID - Suara Dalam Menara
  13. SID - The Opening (Ketika Senja)
  14. SID - Turning Back Time
  15. SID - Wake Me Up
  16. SID - Water Not War
  17. SID - Kita Luka Hari Ini Mereka Luka Selamanya

Sumber: rahmatdiyan.heck.in
NB: Saya harap anda Membeli Kaset/CD Superman Is Dead yang Original untuk Mengharagai Karya-karyanya.


Semoga bermanfaat...

SID Rilis Album Sunset Di Tanah Anarki

Superman Is Dead

Band punk asal Bali, Superman Is Dead (SID) meluncurkan album terbarunya, bertajuk Sunset di Tanah Anarki. Album ke-5 SID ini berisi 17 lagu yang banyak berbahasa Indonesia, karena bertepatan dengan moment ulang tahun band yang ke-17. Makna judul Sunset di Tanah Anarki menurut vokalis SID, Bobby Kool, menyiratkan perubahan yang lebih baik untuk negeri Indonesia.



"Di Indonesia banyak salah persepsi soal anarki, padahal anarki itu kebebasan. Sunset itu kita persepsikan negara yang sangat kaya. Secara nggak sadar rakyat Indonesia tinggal di negara kaya dan indah tapi belum lepas dari penindasan," komentar Bobby saat ditemui di kantor Sony Music Indonesia, Jakarta, Senin

(21/10).



Untuk Sunset di Tanah Anarki, SID mengaku sudah lebih mengalir lancar dalam membuat lirik bahasa Indonesia. Di Karang Anyar, grup pelantun lagu Jadilah Legenda ini sempat berkolaborasi dengan anak-anak dari sastrawan dan aktivis Widji Thukul, dimana putri Widji membaca puisi dan putranya bermain gitar.



Lagu-lagu yang disajikan di album Sunset di Tanah Anarki memiliki tempo yang lebih perlahan, meski hanya dua lagu yang bernuansa melakolis. Bukan genre lagi yang kini dipikirkan SID di usia 18 tahun. Yang dipikirkan adalah apa yang ingin ditampilkan di klip videonya dan menjadi hadiah yang akan

diberikan kepada siapa?



"Ibarat hadiah album ini salah satunya untuk penguasa, karena secara Implisit banyak bicara soal penindasan. Semoga bisa menginspirasi mereka," ujar drummer SID, Jerinx.



Lewat lagu Belati Tuhan yang menjadi single kedua, misalnya, SID ingin menunjukkan kecintaan pada Indonesia dengan melakukan perlawanan lewat musik.Membungkus kemarahan dengan keindahan musik ibarat membungkus obat pahit dengan sesuatu yang manis sehingga lebih seimbang.



"Saya mikir potensi pulau Bali, gimana penguasa mengeruk sumber daya dan masyarakat cuma jadi penonton. Gimana ini bisa berubah," demikian ungkap Jerinx.



Album Sunset di Tanah Anarki dirilis secara digital pada 16 Oktober 2013 via iTunes dan langsung menduduki

peringkat kedua di peringkat iTunes hanya sehari setelah dirilis.



Semoga bermanfaat...

Download Film Malam Satu Suro 3gp

Malam Satu Suro

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi satu film favorit saya waktu kecil dulu yaitu film Suzzana Malam Satu Suro, dan adegan yang saya sukai pada film ini adalah pada saat H. Bokir menyayikan lagu dangdut Tembok Derita :D

  • Judul : Malam Satu Suro (Suzzana)
  • Produser : Ram Soraya
  • Sutradara : Sisworo
  • Gautama Putra
  • Tahun : 1988
  • Genre : Horor
  • Pemain : Suzzana, Fendy Pradana, H. Bokir
  • Durasi : 86 Menit
  • Format : 3gp

Sinopsis :
Film ini berkisah tentang sundel bolong yang dirubah wujudnya menjadi manusia oleh dukun bernama Ki Renggo. Manusia jadi-jadian itu adalah wanita bernama Suketi (Suzzanna). Suketi diangkat anak oleh Ki Renggo dan tinggal di tengah-tengah Hutan Alas Roban.

Nuansa mistik yang menggabungkan unsur tradisi dan kepercayaan Jawa sudah mulai tampak sejak pembuka filmnya. Suatu hari dua pemuda yang berburu di tengah hutan secara tak sengaja bertemu dengan Suketi. Salah satu pemuda bernama Bardo (Fendy Pradhana) tertarik dengan kecantikan Suketi dan ia pun meminangnya.

Mereka akhirnya menikah tepat pada malam satu Suro. Suketi dibawa Bardo ke kota dan mereka hidup bahagia degan memiliki dua orang anak. Cerita mulai berubah ketika ada seorang rival bisnis Bardo yang ingin menjatuhkan karirnya. Mereka datang ke seorang dukun dan akhirnya mengetahui bahwa Suketi ternyata adalah sundel bolong.

Semoga bermanfaat...

Minggu, 27 Oktober 2013

Slametan Dalam Kosmologi Jawa

Slametan

Jawa (Java), atau sebutan lain seperti Djawa Dwipa atau Djawi adalah pulau yang bila diukur dari titik terjauh, memiliki panjang lebih dari 1.200 km, dan memiliki lebar 500 km. Pulau ini terletak di tepi selatan kepulauan Indonesia, kurang lebih tujuh derajat sebelah selatan garis katulistiwa.

Karakter khas pulau ini adalah formasi geologi tua yang dimilikinya, berupa deretan pegunungan dari Himalaya dan Pegunungan Asia Tenggara. Luas pulau ini hanya 7% dari seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Tetapi anehnya, dia memiliki penduduk hampir 60% dari seluruh penduduk Indonesia.

Sementara itu, yang dimaksud orang Jawa atau Javanese menurut Magnis Suseno adalah orang yang memakai bahasa Jawa sebagai bahasa ibu dan merupakan penduduk asli bagian tengah dan timur pulau Jawa.

Sementara Tony Whitten, sebagaimana dikatakan oleh Roehayat Soeriatmadja dan Suraya Afiff, The Ecology Java and Bali (1996) mengatakan bahwa penduduk asli pertama Pulau Jawa adalah mirip dengan suku Aborigin di Australia. Mereka disebut Austroloid. Namun demikian, kemudian mereka tersingkir oleh pendatang dari Asia Tenggara. Mereka tidak dapat hidup di Jawa, tetapi saat ini keturunan mereka dapat ditemukan di suku Anak Dalam atau Kubu di Sumatera Tengah atau di Indonesia bagian timur.

Menurut Kuntjaraningrat dalam Javanese Culture (1985) sebagaimana disinyalir oleh Bintoro Gunadi3 bahwa pada sekitar 3.000 -5.000 tahun lalu arus pendatang selanjutnya yang disebut proto-Malay datang ke Jawa. Keturunan mereka saat ini dapat dijumpai di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Tengger di Jawa Timur, Dayak di Kalimantan, dan Sasak di Lombok. Setelah itu, gelombang pendatang yang disebut Austronesia atau Deutro-Malay yang berasal dari Taiwan dan Cina Selatan datang melalui laut ke Pulau Jawa, sekitar 1.000 3.000 tahun silam.

Sekarang keturunannya banyak tinggal di Indonesia bagian Barat dengan keahlian bercocok tanam padi, pengairan, membuat barang tembikar/pecah belah, dan kerajinan dari batu.

Tradisi-tradisi Jawa; Pengaruh Kepercayaan dan Tata Nilai Jawa Pra Hindu Budha

Membahas konsep slametan dalam tradisi Jawa, tidak dapat dilepaskan dengan pembahasan tentang kepercayaan yang menjadi pandangan hidup masyarakat Jawa. Ketika membahas kepercayaan masyarakat Jawa, kita dihadapkan bentangan panjang sejarah kepercayaan mereka. Wajar saja karena sejarah tentang kepercayaan (agama) memiliki usia setua dengan eksistensi (manusia) yang mempercayainya.

Pembahasan ini menjadi penting karena membahas tradisi erat kaitannya dengan keyakinan dan nilai. Oleh karena seringkali tradisi muncul karena berdasar keyakinan dan nilai.

Situasi kehidupan religius masyarakat di Tanah Jawa sebelum datangnya Islam sangatlah heterogen. Kepercayaan import maupun kepercayaan yang asli telah dianut oleh orang Jawa. Sebelum Hindu dan Budha, masyarakat Jawa prasejarah telah memeluk keyakinan yang bercorak animisme dan dinamisme. Pandangan hidup orang Jawa adalah mengarah pada pembentukan kesatuan numinous antara alam nyata, masyarakat, dan alam adikodrati yang dianggap keramat.

Menurut Romdlon, dkk. animisme adalah aliran (doktrin) kepercayaan yang mempercayai realitas (eksistensi, maujud) jiwa (roh) sebagai daya kekuatan yang luar biasa yang bersemayam secara mempribadi di dalam manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan segala yang ada di alam raya ini.

Dengan kepercayaan ini muncul penyembahan pada ruh nenek-moyang (ancestor worship). Penyembahan pada ruh ini akhirnya memunculkan tradisi dan ritual untuk menghormati ruh nenek-moyang. Penghormatan dan penyembahan biasanya dilakukan dengan sesaji dan selamatan.

Tujuan ritual ini adalah sebagai wujud permohonan pada ruh leluhur untuk memberikan keselamatan bagi para keturunannya yang masih hidup. Seni pewayangan dan gamelan adalah ritual yang seringkali dijadikan sarana untuk mengundang dan mendatangkan ruh nenek-moyang. Dalan tradisi ritual ini, ruh nenek-moyang dipersonifikasikan sebagai punakawan yang memiliki peran pangemong keluarga yang masih hidup.

Sementara dinamisme atau dinamistik adalah doktrin kepercayaan yang memandang bahwa benda-benda alam mempunyai kekuatan keramat atau kesaktian yang tidak mempribadi, seperti pohon, batu, hewan, dan manusia.8 Dengan kata lain, sebagaimana dikatakan Alisyahbana (1977) kepercayaan masyarakat Jawa pra-Hindu Budha adalah keyakinan akan hal-hal ghaib (tak terlihat), besar dan menakjubkan. Mereka menaruh harapan agar tidak diganggu oleh kekuatan tersebut, apalagi mencelakakannya.

Eksistensi ruh dan kekuatan benda-benda tersebut dipercayai dapat menolong dan dapat mencelakakan manusia. Masyarakat Jawa Kuno mempercayai adanya kekuatan pada benda-benda. Kekuatan pada benda-benda selanjutnya dipercayai dapat mengakibatkan pageblug (penderitaan, musibah) yang dapat mengancam eksistensi manusia. Gunung meletus, angin topan, gempa bumi, sambaran petir, dan semacamnya dipercayai sebagai wujud marahnya ruh dan efek kekuatan negatif yang berasal dari benda-benda di alam sekitar.

Di samping itu, mereka meyakini kekuatan magis keris, tombak, dan senjata lainnya. Benda-benda yang dianggap keramat dan memiliki kekuatan magis ini selanjutnya dipuja, dihormati, dan mendapat perlakuan istimewa.

Pengaruh Agama Hindu-Budha dan Islam

Masuknya ajaran Hindu dan Budha ternyata tidak menghapus agama asli masyarakat Jawa. Agama asli tidak punah, tetapi justru menemukan bentuk dan tempatnya yang lebih baik bagi perkembangan keyakinan tersebut. Walau demikian, Hindu-Budha memberikan konsep baru dengan mentranformasikan keyakinan masyarakat akan kekuatan pada benda-benda dan ruh menuju pada kekuatan figur-figur tertentu, yakni raja-raja. Raja dipercaya sebagai dewa atau titisan dewa.

Dari kosep ini muncullah budaya untuk patuh tanpa reserve pada raja. Jaman kerajaan Jawa-Islam membawa pengaruh besar. Dimulai dari transformasi keyakinan dari Hindu-Budha ke Islam. Transformasi ini didukung oleh raja yang juga ikut memeluk Islam. Penyebar Islam di Jawa adalah Walisongo, sebagai juru dakwah dan guru tarekat. Corak Islam Jawa adalah bercorak tasawuf. Sementara itu, pandangan hidup masyarakat Jawa sebelumnya bercorak mistik sehingga pandangan Islam yang bercorak tasawuf ini sejalan dengan keyakinan mereka.

Tipografi Kekuatan

Sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa sekalipun telah mengalami transformasi keyakinan dari animisme-dinamisme, Hindu-Budha, hingga ke Islam yang bercorak tasawuf, sebagian besar masyarakat pedalaman (rural) masih sangat kental dengan keyakinan bersifat mistik yang ghaib.

Menurut Pemberton, ada dua fokus geologis utama kekuatan magis dan kekuatan supranatural di Jawa Tengah bagian selatan, yakni, pertama, Gunung Lawu di utara, dan Parangtritis di tepi Samudera Hindia di selatan. Gunung Lawu dianggap sebagai lokasi menghilangnya secara asketik (muksa) Raja Majapahit terakhir, Brawijaya V. Di samping itu, Gunung Lawu adalah wilayah kekuasaan raja lelembut Sunan Lawu.

Sementara itu, Parangtritis adalah suatu tempat yang menghadap ke kerajaan Ratu Kidul, ratu makhluk halus, yang disebut sebagai pasangan spiritual raja-raja Jawa. Kedua, tempat tersebut memiliki banyak gua berbatu, mata-air, kolam, dan keanehan-keanehan alam. Lingkar keliling kekuatan di utara dilengkapi Gunung Merapi di sebelah utara Yogyakarta, dan hutan mitis Krendhawahana (wilayah kekuasaan Bethari Durga) di utara Solo. Sementara di sebelah selatan lingkar keliling adalah garis pantai dan kaki gunung yang terbentang dari Parangtritis hingga Ponorogo.

Seluruh daerah tersebut dilintasi jejak-jejak spiritual seperti petapa legendaris, mereka yang ingin menjadi raja. Nama-nama yang bisa disebut seperti Brawijaya V, Hamengkubuwono I, Mangkunegara I, dan Jenderal Sudirman. Pengalaman asketik yang berbau mistik ini meneguhkan kepercayaan masyarakat pada kehebatan raja-raja, yang ini dapat digunakan untuk melegitimasi kekuatan politiknya. Hal inilah yang diakatan sebagai fase mitos oleh Kuntowijoyo.

Semua fokus kekuatan ini (Gunung Lawu dan Parangtritis) dan dua fokus tambahan di utara (Gunung Merapi dan Hutan Krendawahana) selalu menerima sesaji tahunan dari Kraton-kraton Jawa Tengah guna menegakkan siklus kosmologisnya.12 Dari kepercayaan yang demikian, di samping sesaji dan slametan, terdapat upaya lain, yakni pemagaran kraton dengan pusaka yang dipercayai dapat menolak bahaya. Pemagaran dilakukan terutama pada saat-saat krisis, yakni pada saat terjadi wabah penyakit (pageblug), kelaparan, atau musibah lain.

Yang menjadi pertanyaan adalah, Kenapa kraton dengan sekuat tenaga dilindungi dari bahaya dan penderitaan? Alasannya karena kraton adalah sumber keselamatan (slamet) dan kesejahteraan. Kraton sebagai pusat kosmos dan semesta. Kekuatan magis kraton menyebar ke seluruh abdi (masyarakat) melalui ritual dan upacara sakral. Kekuatan magis raja tersimpan di dalam pusaka-pusaka tersebut.

Penghormatan, perlakuan istimewa, dan penjamasan pusaka dilakukan agar benda-benda tersebut tidak mengeluarkan daya rusaknya yang dapat merugikan, bahkan menghancurkan eksistensi manusia dan alam sekitar. Perlakuan khusus dengan cara mengirap (mengarak), menjamas (mencuci) adalah aktivitas rutin tahunan yang dilakukan secara formal, khususnya di lingkungan kraton.

Konsep Slametan dalam Masyarakat Jawa Slametan berasal dari kata slamet (Arab: salamah) yang berarti selamat, bahagia, sentausa. Selamat dapat dimaknai sebagai keadaan lepas dari insiden-insiden yang tidak dikehendaki. Sementara itu, Clifford Geertz15 slamet berarti gak ana apa-apa (tidak ada apa-apa), atau lebih tepat tidak akan terjadi apa-apa (pada siapa pun).

Konsep tersebut dimanifestasikan melalui praktik-praktik slametan. Slametan adalah kegiatan-kegiatan komunal Jawa yang biasanya digambarkan oleh ethnografer sebagai pesta ritual, baik upacara di rumah maupun di desa, bahkan memiliki skala yang lebih besar, mulai dari tedak siti (upacara menginjak tanah yang pertama), mantu (perkawinan), hingga upacara tahunan untuk memperingati ruh penjaga. Dengan demikian, slametan merupakan memiliki tujuan akan penegasan dan penguatan kembali tatanan kultur umum. Di samping itu juga untuk menahan kekuatan kekacauan (talak balak).

Slametan dalam skala kecil yang dilakukan oleh individu atau kelauarga tampak ketika mereka mulai membangun rumah, pindahan, ngupati (slametan mendoakan calon bayi yang masih umur empat bulan dalam kandungan), mithoni (slametan untuk calon bayi yang masih umur tujuh bulan dalam kandungan), puputan (lepas pusar), dan masih banyak lainnya.

Skala yang lebih besar dapat dijumpai praktik-praktik seperti bersih desa, resik kubur, dan lainnya. Menurut Pamberton16 praktik yang sarat dengan makna slametan dengan sajen (sesaji) tersebut dilaksanakan dengan maksud agar dapat membangun kembali hubungan dengan roh, terutama dengan ruh penunggu desa (dhanyang). Dengan kata lain, bersih desa bertujuan untuk menjalin hubungan damai dengan dunia ruh setempat.

Dapat dipahami bahwa slametan seringkali merupakan pesta komunal sebagaimana disebutkan pada slametan dalam skala besar. Hanya saja, slametan bentuk ini (skala) besar justru tidak tampak nilai kebersamaannya, tetapi yang menonjol adalah pesta ritual pembagian buah tangan , jajan pasar, dalam bentuk makanan. Yang menarik adalah ketika warga desa mendatangi slametan bukanlah kemungkinan untuk makan bersama sebagai wujud kebersamaan, tetapi justru keinginan untuk membawa pulang makanan bertuah (berkat).

Slametan dimaknai sebagai sebuah konsep dan ritual yang selanjutnya dimaknai dalam bingkai yang lebih luas, yakni penciptaan tata, tertib, aman (selamat), dan wilujeng (selamat). Bahkan, Orde Baru yang syarat dengan tradisi Jawa, menginterpretasikan konsep ini dengan menciptakan satuan-satuan pengamanan dengan maksud menciptakan ketertiban, in order condition, dengan dalih keselamatan bangsa.

Praktik Ritual Slametan dalam Beberapa Kasus

Dalam makalah ini akan ditampilkan beragam ritual slametan, yang menurut penulis merupakan representasi dari slametan yang skupnya kecil (individual) dan slametan kolosal (melibatkan orang banyak). Hal ini penting karena jenis ritual slametan dalam tradisi Jawa sangat banyak.

a. Ngupati dan Mithoni
Dalam tradisi Jawa, terdapat slametan yang bernama ngupati atau kupatan. Ngupati berasal dari kata kupat, yakni nama makanan yang terbuat dari beras dengan daun kelapa (janur) sebagai pembungkus. Slametan ini biasanya dilakukan di saat usia kehamilan sekitar 4 (empat) bulan.

Tradisi ngupati adalah slametan yang bertujuan untuk memohon kepada Tuhan, agar anak yang masih dalam kandungan ibu tersebut memiliki kualitas baik, sesuai dengan harapan orangtua. Slametan ini biasanya menggunakan kupat sebagai hidangan utama.

Dalam slametan ini, penyelenggara (tuan rumah) mengundang tetangga dekat, sekitar radius 50 meter untuk berdoa kepada Tuhan yang kemudian dilanjutkan dengan menyuguhkan kupat dan berbagai variasi lauk dan sayur sebagai pelengkap hidangan.

Tradisi serupa dapat dijumpai dengan istilah mithoni. Mithoni berasal dari kata pitu (tujuh). Sebuah ritual hajat slametan pada saat usia kehamilan tujuh bulan. Dalam acara tersebut, disiapkan sebuah kelapa gading yang digambari wajah dewa Kamajaya dan Dewi Kamaratih. Maksud dan tujuannya agar bayi memiliki wajah seperti Dewa Kamajaya jika laki-laki, dan seperti Dewi Kamaratih jika perempuan.

Di samping kelapa gading, dalam slametan tersebut disajikan kluban/kuluban/uraban/gudangan (campuan antara taoge, kacang panjang, bayam, wortel, kelapa parut yang dibumbui), lauk-pauk (ikan, tempe, tahun), dan rujak buah. Kepercayaan mitologi dari sebagian masyarakat Jawa, di saat ibu (yang mengandung bayi yang di-slameti) makan rujak, jika dia merasa pedas atau kepedasan, maka besar kemungkinan bayi yang dikandung adalah laki-laki, demikian juga sebaliknya.

Dalam acara mithoni, ibu tertua mulai memandikan ibu yang mengandung (mithoni) dengan air kembang (bunga) setaman (air yang ditaburi bunga mawar, melati, kenanga, dan kanthil). Proses ini disebut tingkeban, di mana ibu yang mengandung (mithoni) berganti tujuh kain (baju). Setelah selesai, dilanjutkan dengan berdoa dan makan nasi dengan urap dan rujak. Slametan ini sebagaimana disebut di atas sebagai upaya untuk memohon kepada Tuhan agar anak yang dikandung nantinya menjadi anak yang dapat mikul duwur mendhem jero (mengangkat derajat) orangtua dan keluarga.

b. Tradisi Suran
Suran berasal dari kata Sura, yakni nama salah satu bulan dalam kalender Jawa, yang dalam almanak Hijriah disebut muharram. Sementara istilah suran memiliki makna kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada bulan Sura.

Dalam tradisi Jawa, bulan Sura memiliki makna spesial. Bulan ini dinyatakan sebagai bulan paling keramat. Di bulan ini ada beberapa aktivitas yang pantang dilakukan dan wajib dilakukan. Orang Jawa pantang melakukan mantu (pesta pernikahan), pindahan (pindah rumah), mbangun (membangun rumah), dan kegiatan semacamnya pada bulan ini. Sebaliknya, sebagian orang Jawa melakukan berbagai ritual pada bulan Sura.

Tradisi slametan sebagaimana disebutkan di atas masih rutin dilakukan terutama pada masyarakat abangan Jawa dan di lingkungan Kraton di Jawa. Kirap (pengarakan), jamas (penyucian) pusaka dilaksanakan pada bulan ini.

Kirap pusaka Kraton Surakarta Hadiningrat dilaksanakan secara tetap setiap malam menjelang 1 Sura Tahun Baru Jawa, yang dimulai kira-kira jam 12 malam hingga jam 4 pagi. Kirap pusaka adalah ritual (slametan) dengan cara pawai atau arak-arakan beberapa pusaka keraton Surakarta Hadiningrat yang memiliki daya magis atau daya prabawa yang dipercaya memiliki kesaktian (keampuhan). Pusaka yang dikirap adalah peninggalan Majapahit dan sebelumnya.

Sebelum kirab dimulai, diadakan slametan dan sesaji murwah warsa di keraton. Rute kitab adalah Alun-alun Utara, Gladag, Sangkrah, Jalan Pasar Kliwon, Gading, Nonongan, Jalan Slamet Riyadi, ke arah timur menuju Gladag lagi, Alun-alun Utara, Kamandungan, dan masuk Keraton. Jalan yang dilalui jalan yang mengelilingi Keraton Surakarta dengan arah pradiksana, yakni selalu berada di sebelah kanan Kraton.

Dalam pelaksanaan kirab, yang paling di depan adalah Kebo Bule Kiai Slamet (Kerbau Bule yang diberi nama Kiai Slamet) sebagai cucuking lampah (pendahulu perjalanan). Di belakannya diikuti oleh para pengarak pembawa pusaka atau dikenal dengan nama Gajah Ngoling. Semula Kiai Slamet sebenarnya adalah nama sebuah pusaka yang berbentuk tombak, sedangkan Kebo Bule adalah nama dari embang (sarung) dari pusaka tersebut.

Upacara kirap pusaka, mula-mula adalah kegiatan tambahan pada acara Wilujeng Nagari (keselamatan negara). Sebuah hajat kenegaraan yang dilaksanakan pada setiap tahun sejak jaman Majapahit. Tujuan kegiatan ini adalah memohon keselamatan negara. Pada jaman Majapahit hingga jaman Demak, wilujeng negari bernama Murwa Warsa, atau Rajawedha. Slametan ini menggunakan sesaji dari berbagai suguhan makanan, yang di antaranya adalah daging kerbau (mahesa). Dengan menggunakan dominasi daging mahesa (kerbau), maka upacara slametan ini disebut dengan Mahesa Lawung. Upacara ini diselenggarakan di salah satu hutan keramat, yakni Krendawahana.

Salah satu hutan yang dipercayai oleh masyarakat Jawa bagian selatan sebagai salah satu pusat lelembut (dunia makhluk yang tidak tampak). Sesaji dan persembahan dalam tradisi Jawa, istilah yang sangat akrab adalah sesaji. Istilah lainnya dikenal dengan sajen. Sajen atau sesaji adalah persembahan pada makhluk halus sebagai upaya pendekatan agar keberadaan mereka tidak menggangu manusia. Dengan kata lain, tujuan sajen adalah untuk keselamatan.

Slametan dan Salamah dalam Islam Salam berasal dari salima yaslamu salaman salamat (h) berarti selamat, bebas, menerima, rela (puas), damai.18 Terdapat 155 ayat yang secara derivatif berasal dari kata salima. QS. 7: 46, Di antara keduanya ada batas, di atas a raf itu ada orang yang mereka kenal, masing-masing dengan tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga dengan salamun alaikum . Kata salamun alaikum memiliki arti keselamatan dan rasa aman selalu menyertai kalian (penduduk surga).19 Selanjutnya, Quraish Shihab menjelaskan kata salam berarti luput dari kekurangan, kerakusan, dan aib. Kata selamat diucapkan, misalnya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tetapi kejadian tersebut tidak mengakibatkan pada kekurangan atau kecelakaan. Salam atau damai yang demikian adalah damai positif dan juga damai aktif , yakni bukan saja terhindar dari keburukan, tetapi lebih dari itu, dapat meraih kebajikan atau kesuksesan.

Kedamaian, keamanan, dan kesentausaan adalah cita-cita dan tujuan setiap makhluk hidup. Oleh karena itu, Allah mengajak hamba-Nya ke negeri yang damai (dar al-salam) (QS. Yunus: 25). Allah sendiri adalah pangkalan kedamaian, keselamatan, dan kesentausaan (QS. al-Hasyr: 23). Tanpa adanya al-Salam (Allah) atau tanpa salam (kedamaian jiwa manusia), maka semuanya akan kacau, rusak, bahkan kehidupan akan berhenti.

Dari keyakinan akan keesaan Tuhan, pada gilirannya melahirkan kedamaian dan ketentraman. Sebaliknya, pelanggaran dan pengingkaran pada Tuhan akan melahirkan kekacauan, ketidakpastian, kegelisahan, dan ketakutan.

Bukti dalam sejarah kemanusiaan sebagaimana ditunjukkan oleh referensi qur anik bahwa keingkaran (kekufuran) sebagai lawan kata ketundukan (keislaman) sebagai wujud kedzaliman pernah dialami oleh beberapa pelaku sejarah yang mengakibatkan degradasi dan kejatuhan status seperti yang dialami oleh Adam, penderitaan yang mencekam (dalam perut ikan) sebagaimana di alami oleh Yunus, serta pelecehan harga diri sebagaimana dialami oleh Yusuf.

Meskipun dengan peristiwa tersebut akhirnya mereka menemukan kembali kepatuhan dan kepasrahan mereka, sekaligus menemukan keselarasan, keseimbangan, ketenangan, dan kedamain jiwa. Peristiwa yang dialami oleh para nabi sebagaimana disebut dalam al-Quran, paling tidak memiliki dua maksud.

Pertama, peristiwa (kekufuran) tersebut menunjukkan adanya kebebasan diri untuk memilih. Artinya, manusia sebagai hamba Tuhan dilengkapi dengan potensi untuk bebas memilih antara patuh atau ingkar.

Kedua, pelajaran tentang transformasi kesadaran. Kesadaran diperoleh melalui pengalaman, yang sekarang mungkin dapat disebut trial and error, tetapi tetap pada pendirian bahwa pengalaman tersebut memiliki tambatan yang kuat, yakni Tuhan. Berbeda dengan kekufuran sepanjang masa sebagaimana di alami oleh Fir aun.

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah kehidupan Fir aun adalah nihilis , yakni dapat disebut sebagai kekosongan ruhani ketuhanan , sekalipun dia menyebut dirinya tuhan. Pengingkaran Fir aun berakhir dibayar dengan social cost yang sangat mahal, yakni keterkungkungan, penindasan, serta penistaan citra kemanusiaan.

Salamat bagi Ibn Araby sebagaimana disinyalir William C. Chittick, bahwa keselamatan dapat dicapai melalui adaptasi atau proses penyelarasan dengan qadr (ukuran-ukuran) Tuhan. Qadr Tuhan adalah Syari ah. Jika seseorang menyimpang dari qadr (syari ah) tersebut, maka pada dasarnya tidak ada keselamatan bagi dirinya.

Tuhan yang dimaksud Ibn Araby adalah Tuhan sebagaimana yang dikonsepsikan dalam al-Quran, yakni sebagai pencipta, pemelihara, dan pengatur kehidupan. Jika disandingkan dengan pemahaman masyarakat Jawa pra-Islam, (terutama pada jaman primitif), kepercayaan mereka ada kekuatan-kekuatan lain selain dirinya. Kekuatan di luar dirinya dinyatakan sebagai Tuhan, termasuk ruh nenek-moyang, kekuatan magis benda, dan lain sebagainya, yang di dalam Islam adalah sebagai makhluk Tuhan.

Islam menganjurkan pemeluknya untuk mempercayai hal-hal ghaib (hal-hal yang kasat mata), seperti jin, malaikat, roh, dan makhluk ghaib lain. Makhluk-makhluk ghaib sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur an memiliki potensi (kemampuan) tertentu yang mungkin tidak dimiliki oleh jenis makhluk lainnya. Akan tetapi, kepercayaan dan keimanan tersebut menandaskan bahwa potensi (kekuatan) tersebut adalah potensi pemberian Allah, Tuhan semesta alam. Dengan kata lain, tidak ada kekuatan apapun jika tidak diberi oleh Allah.

Penghargaan sesama makhluk diperbolehkan selagi tidak menjurus pada penuhanan (menjadikan Tuhan). Sesama manusia dianjurkan saling menghargai dan dilarang menyakiti. Demikian juga terhadap makhluk lain, termasuk kepada hewan, bahkan makhluk ghaib lain. Yang sangat dilarang adalah menuhankan bukan Tuhan dan me-makhluk-kan Tuhan. Dalam al-Quran, Allah adalah nama Tuhan umat Muhammad, selain menuhankan Allah, berarti menuhankan selain Tuhan. Memberi perlakukan khusus seperti perlakuan kepada Tuhan (penyembahan dan pengorbanan) adalah perbuatan syirik, yang disebut sebagai dosa besar.

Shadaqah dan Tala Bala

Ada dua term penting dalam subbab ini yang perlu diuraikan, yakni term shadaqah dan tala bala . Shadaqah berasal dari kata shadaqa yasduqu shidqan, shadaqah, yang berarti nyata, benar, persahabatan. Secara terminologis, shadaqah adalah pemberian dari seseorang kepada orang lain dengan tanpa pamrih apa-apa kecuali karena persahabatan dan ridha Allah.

Pemberian shadaqah didasarkan pada ketulusan hati dan keihlasan. Hal ini terutama shadaqah diberikan kepada orang yang tepat (yang paling sangat membutuhkan). Sementara itu, term kedua tala bala , berasal dari kata tala, dan bala , artinya adalah mencegah musibah, kemadharatan.

Seringkali shadaqah dihubungkan dengan tala bala. Istilah shadaqah juga terkadang dihubungkan dengan istilah syukuran. Hal ini karena dalam acara syukuran seringkali dihidangkan berbagai makanan sebagai sedekah (shadaqah). Memang shadaqah tidak terbatas pada pemberian yang sifatnya materi, tetapi juga imateri seperti mendoakan, ramah, senyum, dan lainnya.

Dalam ajaran Islam, shadaqah memiliki posisi sangat penting sehingga lebih dari 25 kali disebut dalam al-Qur an, dan lebih dari 500 Hadis yang menganjurkan untuk bershadaqah dalam berbagai bentuk dan variasinya. Lebih khusus disebut dalam sebuah Hadis yang sangat terkenal intinya adalah ada tiga perbuatan yang akan tidak akan putus sekalipun pelakunya telah meninggal dunia, yakni shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan orangtuanya.

Kesimpulan

Tradisi slametan berakar dari budaya asli Jawa (animisme dan dinamisme) dan selanjutnya dihidupkan dan diperkaya oleh budaya Hindu Budha. Masuknya Islam di Jawa menggunakan pola damai dengan persuasi sehingga masih terdapat simbol-simbol budaya masa lalu (animisme-dinamis, Hindu-Budha yang masih menjadi pola pikir dan paradigma masyarakat Jawa.

Slametan adalah konsep universal yang di setiap tempat pasti ada dengan nama yang berbeda. Hal ini karena kesadaran akan diri yang lemah di hadapan kekuatan-kekuatan di luar diri manusia. Di Jawa Kuno, kekuatan diri adalah kekuatan benda dan ruh nenek-moyang yang pada saat Islam datang ditranformasikan pada selamat dari kekuatan Tuhan yang dapat merugikan diri manusia.

Sumber: www.jawapalace.org
Semoga bermanfaat...

Sabtu, 26 Oktober 2013

Minum Susu Agar Tidur Berkualitas

Minum Susu

Pola hidup modern yang lebih mengutamakan pekerjaan membuat pola biologis tubuh menjadi terganggu, termasuk jadwal tidur. Perubahan ini terkadang tidak hanya sebatas fisik, tetapi berpengaruh juga terhadap metabolisme tubuh.

Dalam keadaan stres, umumnya kerja jantung menjadi lebih cepat sehingga sirkulasi darah juga lebih cepat. Dalam kondisi demikian, darah akan meningkatkan kapasitasnya untuk mensirkulasikan oksigen dan zat makanan, namun di sisi lain menurunkan kapasitas dan fungsi darah yang berhubungan dengan relaksasi.

Keadaan ini dapat menimbulkan kelelahan dan menuntut tubuh beristirahat lebih banyak. Akan tetapi, ternyata banyak kasus sulit tidur justru dialami para pekerja yang lelah sehabis bekerja.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penunjang tidur nyenyak adalah rasa santai dan rileks di seluruh tubuh. Kecepatan metabolisme tubuh dan ketegangan pikiran juga harus dikendurkan sebelum tidur. Salah satu cara yang dipercaya ampuh membantu tidur nyenyak adalah meminum susu hangat sebelum tidur.

Tidur adalah bagian dari ritme biologis tubuh untuk mengembalikan stamina. Kebutuhan tidur bervariasi pada masing masing orang, umumnya 6-8 jam per hari. Agar tetap sehat, yang perlu diperhatikan adalah kualitas tidur.

Saat tidur, seluruh aktivitas dalam tubuh menurun sampai ke tingkat metabolisme dasar (metabolisme basal). Ini memungkinkan sel-sel saraf yang berfungsi sebagai pusat kendali beristirahat atau berelaksasi. Saat itulah keseimbangan biokimia tubuh yang terganggu dipulihkan. Terjadi pula perbaikan pada organ-organ dan sel-sel yang terkena penyakit atau mulai aus.

Gangguan tidur yang paling umum adalah sulit tidur atau tidur tidak nyenyak. Orang sering mengidentikkannya dengan insomnia. Sebenarnya, pengertian insomnia tidak cuma itu, tetapi lebih luas lagi, yaitu meliputi gangguan-gangguan yang mengawali, mengiringi, dan mengakhiri tidur.

Sebagian besar kasus insomnia disebabkan oleh gangguan mental, seperti depresi, kekhawatiran, atau ketegangan. Penyebab lain adalah penyakit fisik atau ketidaknyamanan, seperti hawa yang terlalu panas atau dingin, bising, diet, gangguan ritme biologis, seperti jetlag atau aktivitas fisik yang berat menjelang tidur, olahraga misalnya.

Selain itu, ada beberapa jenis bahan makanan yang dapat memicu terjadinya insomnia, seperti kafein pada kopi dan garam. Garam dapat merangsang kelenjar adrenalin dengan cara yang sama seperti kafein. Selain itu, garam juga memicu tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan seseorang sulit tidur.

Beberapa hal yang sering disarakan oleh para dokter agar bisa tidur nyenyak seperti: 1. mandi air hangat. 2. tidur pada waktu yang tetap setiap harinya. 3. menghindari konsumsi alkohol menjelang tidur. 4. jangan tidur siang. 5. membeli tempat tidur baru. 6. membaca novel ringan. 7. menulis daftar kegiatan dan tugas-tugas esok hari. 8. menghindari makan menjelang tidur. 9. tidur di ruang yang gelap dan tenang. 10. serta minum segelas susu hangat sebelum tidur.

Mengapa segelas susu hangat? Karena, susu hangat dapat menimbulkan efek rileks dan nyaman pada tubuh. Susu hangat dapat memperlambat metabolisme tubuh dan memunculkan perasaan kantuk.

Mekanisme menuju pada kenyamanan dalam tidur merupakan hasil interaksi molekul-molekul dalam susu dan merupakan reaksi yang terjadi dalam tubuh akibat asupan susu tersebut.

Substansi utama dalam susu yang dapat membantu relaksasi adalah mineral susu dan protein susu. Mineral susu yang berpengaruh langsung terhadap relaksasi tubuh adalah kalsium, magnesium, dan fosfor. Ketiga mineral tersebut merupakan mineral utama yang terdapat di dalam susu. Kandungan kalsium, magnesium, dan fosfor dapat mencapai 30 persen dari total mineral susu.

Kalsium dapat mengatur tekanan darah (blood pressure modulator). Pada penderita tekanan darah tinggi (hipertensi), kalsium yang masuk ke dalam darah akan menurunkan viskositas darah. Keadaan ini tentu saja sangat baik bagi penderita hipertensi. Pada tekanan darah normal, kalsium dapat membantu mempertahankan tekanan darah.

Tekanan darah yang stabil dapat membantu mencegah stres dan menimbulkan perasaan rileks sehingga memudahkan tubuh beristirahat. Peran lain kalsium bersama fosfor adalah dalam memelihara kerja otot-otot tubuh. Rasio Ca-P dalam darah sangat berpengaruh terhadap densitas tulang.

Belakangan diketahui pula bahwa rasio Ca-P yang seimbang, yaitu 1: 1, dapat memelihara fungsi otot polos dan otot lurik, terutama dalam regulasi kontraksi dan relaksasi. Mekanisme stimulasi relaksasi juga dibantu oleh magnesium. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa magnesium dapat mencegah otot kaku, kejang/kram dan ngilu-ngilu yang biasanya terjadi setelah seharian beraktivitas atau pada wanita saat masa menstruasi.

Di samping itu, salah satu komponen protein susu yang sangat berpengaruh terhadap efek relaksasi tubuh adalah alfa-laktalbumin. Asam amino penyusun alfa-laktalbumin yang terbesar adalah sistein dan triptofan. Sistein memiliki peran dalam respons imunitas tubuh. Triptofan dan metabolit-metabolitnya merupakan komponen penting dalam sistem saraf.

Alfa-laktalbumin dapat meningkatkan rasio triptofan terhadap asam amino netral lainnya. Hal ini dapat meningkatkan aktivitas serotonin otak, menurunkan konsentrasi kortisol dan dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres (Jelen dan Lutz, 1998).

Triptofan merupakan asam amino esensial yang berfungsi sebagai prekursor pembentukan serotonin. Triptofan akan dikonversi menjadi serotonin di dalam tubuh. Konversi triptofan menjadi serotonin dibantu oleh vitamin B6 dan vitamin C. Serotonin merupakan neurotransmiter yang bertanggung jawab terhadap transfer impuls-impuls syaraf ke otak.

Serotonin juga berperan dalam menginduksi rasa kantuk dan relaksasi serta memiliki efek meredakan rasa sakit (pain-killing effect). Fungsi serotonin dalam tubuh adalah sebagai modulator kapasitas kerja otak, termasuk juga regulasi stabilitas emosi, daya tangkap, dan regulasi selera makan (Bruno, 2003).

Serotonin dalam tubuh kemudian diubah menjadi hormon melatonin. Hormon ini diproduksi secara alami dalam tubuh apabila matahari sudah mulai tenggelam (mendekati senja). Hormon melatonin memiliki efek regulasi terhadap relaksasi tubuh dan rasa kantuk.

Produksinya merupakan alarm alami tubuh yang mengingatkan tubuh untuk beristirahat. Alfa-laktalbumin juga memiliki afinitas yang tinggi terhadap kalsium. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, peran kalsium dalam relaksasi tubuh juga sangat besar artinya. Selain mineral dan protein susu, ada beberapa komponen lain pada susu yang juga dapat memicu relaksasi tubuh.

Komponen-komponen tersebut dapat membantu mencegah dan mengatasi stres serta depresi dengan mekanisme yang saling sinergi. Perbaikan sistem kekebalan tubuh juga dapat membantu mengurangi stres. Perbaikan ini dibantu oleh mineral seng (zinc), vitamin C dan vitamin B12, serta asam amino lisin.

Mekanisme lainnya dalam mengurangi stres adalah dengan mengendalikan kadar glukosa darah yang dilakukan oleh biotin dan niasin. Pemeliharaan dan peredaan ketegangan saraf serta pencegahan depresi juga dibantu oleh vitamin B1 (tiamin), asam folat, dan asam pantotenat. Vitamin B6 dan vitamin C yang ada pada susu turut membantu pembentukan serotonin dan hormon melatonin.

Semoga bermanfaat...

Kamis, 24 Oktober 2013

Kisah Wa'ilah Isteri Nabi Luth a.s

Allah

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth menjadi perumpamaan bagi orang-orang yang ingkar. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang soleh di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua isteri itu berkhidmat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksaan) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya)." Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)." (At-Tahrim: 10)

Dalam perjalanan hidup seorang nabi, apabila ia mendapati kebenaran yang datang dari Allah, keluarga terdekatnyalah yang terutama mesti ia seru terlebih dahulu. Orang yang paling dekat dengannya tentu saja memperoleh kesempatan paling besar untuk menerima seruannya. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan isteri Nuh dan anaknya. Meskipun keduanya adalah orang-orang yang paling dekat dengan beliau, mereka termasuk golongan yang ingkar akan kebenaran Allah dengan enggan beriman.

Begitu pula wanita yang satu ini, isteri salah seorang dari nabi Allah, yakni isteri Luth as. Luth adalah seorang nabi dan rasul yang diutus oleh Allah kepada kaumnya di Sadom, sebuah negeri besar yang mempunyai banyak kota, sedangkan penduduknya tenggelam dalam arus kemaksiatan. Rakyat Negeri Sadom ketika itu berserikat dan bahumembahu dalam perbuatan dosa yang mengaibkan.

Nabi Luth diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kaumnya itu, termasuk kepada isterinya sendiri.

Berkata Nabi Luth kepada mereka seraya mengingatkan: "Mengapa kamu melakukan perbuatan tercela itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun di dunia ini sebelummu? Kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu, bukan kepada wanita. Bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas." (Al-A'raf: 80-81)

Memang, kaum Nabi Luth ketika itu berada pada tingkat kebinatangan yang paling rendah, kebejatan akhlak yang paling parah, dan tidak ada manusia seburuk mereka sebelumnya. Mendengar seruan Nabi Luth, seruan seorang nabi Allah yang juga pernah didengar oleh kaum-kaum lain sebelum mereka, rakyat Negeri Sadom merasa terusik kesenangannya. Mereka tidak tinggal diam setelah mendengar seruan kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth. Mereka terus berfikir, mencari jalan bagaimana agar Nabi Luth tidak dapat mengumandangkan seruannya kembali.

Ketika, mereka tengah duduk berfikir, tiba-tiba datang seorang perempuan tua menghampiri mereka. Sebenarnya, sudah lama perempuan tua itu mendengar rencana kaum Luth itu, dan ia tersenyum bangga mendengar rencana itu.

"Akan kutunjukkan kepada kalian, suatu lubang yang dapat menghalangi seruan Luth," ujar perempuan tua itu dengan wajah penuh keyakinan. "Lubang yang mana itu?" tanya mereka dengan keinginan yang penuh harap. "Tidak akan kukatakan hal itu, kecuali aku mendapat sekeping perak sebagai upahnya," sahut si perempuan tua.

Tak seorangpun dari keturunan kaum Luth itu yang merasa marah atau heran mendengar ucapan perempuan tua yang terkenal mata duitan dan sifat lobanya itu. Salah seorang dari mereka memasukkan tangannya ke dalam sakunya; kemudian mengambil sekeping perak dan diberikannya kepada perempuan tua itu.

Dengan senyum kemenangan, perempuan tua itu cepat mengambil dan menyembunyikan kepingan perak itu di dadanya. "Kalian dapat membatalkan seruan Luth melalui isterinya!" Kata perempuan itu kemudian. Terbelalaklah mata kaum Luth ketika mendengar ucapan itu. Mereka semakin mendekatkan telinga masing-masing ke mulut perempuan penipu itu dengan penuh harapan.

"Bagaimana caranya?" Tanya mereka serentak. "Kalian harus bekerjasama dengan isteri Luth untuk menghentikan seruannya kepada kalian." Dengan kesal, salah seorang dari mereka berteriak. "Kami tidak ada urusan dengan isteri Luth!" Dengan wajah marah, perempuan tua itu kembali berkata: "Aku lebih mengerti hal itu daripada kalian!", "Kalau begitu," sela salah seorang yang lain. "Apa peranan isteri Luth dalam hal ini?"

"Dengar baik-baik. Peranan isteri Luth sama seperti perananku bagi kalian sekarang ini," jawabnya. "Jadi, apakah kamu berharap agar isteri Luth dapat menunjuki kami, siapa orang-orang yang dapat memenuhi keinginan kami, sebagaimana yang engkau lakukan kini?" tanya salah seorang dari mereka. Dengan kedua mata yang bersinar, disertai kegembiraan haiwani, perempuan tua berlalu sambil bergumam, "Ya... ya..."

Isteri Nabi Luth sedang menyelesaikan sebahagian pekerjaannya ketika terdengar pintu rumahnya diketuk orang. Segera ia berlari, membukakan pintu. Dan seorang perempuan tua tiba-tiba berada di hadapannya. Dengan tergopoh-gopoh perempuan tua itu lalu berkata: "Hai, anakku, adakah seteguk air yang dapat menghilangkan dahaga yang kurasakan ini?"

"Silakan masuk dahulu," jawab Wa'ilah, isteri Nabi Luth, dengan lembut. "Akan kuambilkan air untukmu." Perempuan tua itu kemudian duduk menunggu, sementara Wa'ilah masuk ke dapurnya. Tak lama kemudian, Wa'ilah kembali dengan membawa bekas yang penuh berisi air untuk tamunya itu. Dengan lahap, si perempuan tua segera meneguk habis air di bekas tersebut, dan kemudian melepas nafas dengan lega.

"Kami hidup bersama suamiku, Luth namanya, dan dua anak perempuanku," jawab Wa'ilah. Perempuan itu kemudian memalingkan wajahnya ke sekeliling rumah yang kecil itu, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya seakan-akan prihatin akan apa yang dilihatnya. Dengan wajah yang memperlihatkan kesedihan, perempuan tua itu berkata: "Aduhai, apakah kesengsaraan menimpamu, Anakku?"

"Aku tidak sengsara, bahkan rumah ini cukup bagi kami, dan aku mempunyai suami yang memberiku makan dan minum bersama kedua puteriku," jawab Wa'ilah. Perempuan tua penipu itu lebih mendekat kepada isteri Nabi Luth sambil berkata: "Dapatkah ruangan seperti ini disebut rumah? Dapatkah yang engkau teguk dan engkau rasakan ini disebut makanan atau minuman?"

Wa'ilah terpegun mendengar ucapan perempuan tuan itu. Dengan penuh keheranan, ia kemudian bertanya. "Kalau begitu, apa yang selama ini kumakan dan kuminum?" Cepat-cepat perempuan tua itu berkata: "Panggillah aku dengan sebutan ibu. Bukankah kedudukanku seperti ibu saudaramu?" Kemudian ia menyambung lagi. "Sesungguhnya semua ini adalah kemiskinan dan kesengsaraan hidup yang membawa kemalangan bagimu, hai anakku. Mengapa kamu tidak masuk ke rumah orang-orang kaya di antara kaummu. Tidakkah kamu melihat kehidupan mereka yang penuh kemegahan, kesenangan, dan kenikmatan...? Kamu berparas cantik, hai anakku. Tidak layak kamu membiarkan kecantikanmu itu dalam kemiskinan hina begini. Tidakkah kamu sedari bahwa kamu tidak mempunyai anak lelaki yang dapat bekerja untuk memberimu makan kelak apabila suamimu meninggal dunia?"

Wa'ilah, isteri Nabi Luth, mendengarkan dengan saksama semua ucapan perempuan tua itu. Ya, ucapan itu telah membuatnya terlena sambil merenung atap rumahnya. Sesekali ia perhatikan perempuan tua yang semakin mengeraskan suaranya yang penuh nada kesedihan dan kedukaan. Dalam lamunannya itu, tiba-tiba Wa'ilah merasakan pelukan perempuan tua itu di bahunya. Ketika perempuan tua itu menghentikan pembicaraannya, isteri Nabi Luth memandang kepadanya sambil berusaha meneliti kalimat-kalimat yang baru didengarnya.

Tetapi si perempuan tua tidak memberinya kesempatan untuk berfikir, bahkan ia mulai menyambung pembicaraannya dengan berkata: "Hai, anakku, apakah yang dikerjakan suamimu? Bagaimana hubungannya dengan penduduk Negeri Sadom dan kampung-kampung kecil di sekelilingnya? Sesungguhnya orang-orang di sini menginginkan sesuatu yang dapat menyenangkan hati mereka sesuai dengan yang mereka kehendaki. Dan sesuatu yang dicarinya itu dapat menjadi sumber penghasilan dan kekayaan bagi orang yang mahu membantu mereka. Lihatlah! Lihatlah, hai anakku, kepingan-kepingan emas dan perak ini! Sesungguhnya emas dan perak bagiku adalah barang yang mudah kuperolehi. Aku menunjukkan kepada kaumku beberapa lelaki berwajah `cantik' yang datang dari kota. Sedangkan kamu... di rumahmu sering datang beberapa pemuda dan remaja lelaki kepada suamimu. Ya, suamimu yang seruannya diperolok-olok oleh kaum kita. Pekerjaan semacam ini sebenarnya tidak memberatkan kamu. Suruhlah salah seorang puterimu menemui sekelompok kaum kita dan memberitahu mereka akan adanya lelaki tampan di rumahmu. Dengan demikian, engkau akan memperoleh emas atau perak sebagai hadiahnya setiap kali engkau kerjakan itu. Bukankah pekerjaan itu amat mudah bagimu? Dengan itu, engkau bersama puteri-puterimu dapat merasakan kenikmatan sesuai dengan apa yang kalian kehendaki."

Sambil mengakhiri ucapannya, perempuan tua itu meletakkan dua keping perak di tangan Wa'ilah, dan kemudian segera keluar. Isteri Nabi Luth duduk sambil merenungkan peristiwa yang baru terjadi itu tentang keadaan pekerjaan yang dicadangkan oleh si perempuan tuan. Dan... ia kebingungan sambil berputar-putar di sekitar rumahnya. Suara perempuan tua itu masih terngiang-ngiang di telinganya, sementara di tangannya terselit dua keping perak.

Wa'ilah dibayangi keraguan apakah sebaiknya ia terima saja saranan perempuan tua itu. Tetapi, apa yang akan dikatakan orang nanti tentang dirinya jika hal itu ia lakukan; bahwa isteri seorang yang mengaku sebagai Rasul Allah dan menyerukan kebajikan, ternyata, menolong kaumnya dalam melakukan kebatilan.

Tiba-tiba datang suara yang membisikkan ke telinganya: "Perempuan tua itu telah menasihatimu. Ia tidak mengharapkan sesuatu kecuali kebaikan dan kebahagiaan bagimu. Kamu tidak bertanggungjawab atas apa yang dilakukan oleh kaummu. Dan lagi pekerjaan yang dicadangkan perempuan tua itu sama sekali tidak memberatkanmu. Kamu hanya memberitahu mereka tentang kedatangan tamu-tamu suamimu, Luth. Lekaslah... lekaslah... nanti akan kukatakan... lekas, supaya engkau memperoleh kekayaan dan kenikmatan... Cepatlah...!" Dan tiba-tiba, tanpa ragu-ragu, Wa'ilah berkata: "Baiklah, kuterima..."

"Kalau begitu, selamat kuucapkan kepadamu," demikian Iblis membisikkan kepadanya." Sesudah ini engkau akan merasakan kenikmatan di dalam kehidupanmu..." Nabi Luth kembali kepada penduduk desa yang berada di sekitar Sadom untuk menyerukan kebenaran Ilahi sesuai dengan perintah Allah kepadanya. "Mengapa kalian mengerjakan perbuatan tercela itu, yang belum pernah diperbuat oleh seorangpun di dunia ini sebelum kalian? Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian bukan kepada wanita, bahkan kalian ini adalah kaum yang melampaui batas."

Perlawanan penduduk Sadom terhadap dakwah kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth kepada mereka membuat kesedihan dan kedukaan di hati Nabi Luth sendiri. Betapa kaumnya tidak mau menerima kebenaran dan tidak menghendaki diri mereka bersih dari perangai yang hina dan merusakkan itu.

Hari demi hari berlalu. Setiap isteri Nabi Luth melihat beberapa lelaki datang ke rumahnya, ia segera memberi tahu kaumnya tentang hal itu dan setiap kali berita yang dibawanya sampai kepada kaumnya si perempuan tua datang kepadanya dengan membawa sepotong perak seraya berkata: "Jika engkau selalu menolong kami, nescaya engkau akan dapatkan terus sekeping perak, sementara suamimu tidak dapat menyeru kepadanya." Wajah perempuan tua itu tertawa seperti tawa syaitan, kemudian pergi...

Sementara itu, seruan Nabi Luth kepada kaumnya tidak menambah apaapa kecuali perlawanan dan kesombongan. Mereka tetap selalu berpaling dari ajakan suci itu. Bahkan mereka terus-menerus melakukan perbuatan keji tatkala Nabi Luth memperingatkan akan datangnya seksa Allah atas mereka apabila mereka tidak mahu berhenti dari kesesatannya. Mereka malah menentang Nabi Luth dengan berkata: "Datangkanlah kepada kami azab dari Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar." Maka, Nabi Luth pun memohon kepada Allah, agar Allah menolongnya dari kaumnya.

Nabi Luth berdoa: "Ya, Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu." (Al-Ankabut: 30)

Allah memperkenankan doa Nabi Luth as, dan mengutus Jibril as. untuk membinasakan mereka. Jibril datang ke Negeri Sadom dengan menyerupai dua orang lelaki yang tampan. "Dia (Luth) merasa susah dan sempit dadanya karena kedatangan mereka. Dan ia berkata: "Ini adalah hari yang amat sulit." (Hud: 77) Nabi Luth as. cemas memikirkan apa yang bakal diperbuat kaumnya jika mereka mengetahui kedatangan tamu lelaki yang berwajah `cantik' di rumahnya.

Bagaimana ia dapat mempertahankan dan memelihara mereka dari kemungkaran kaumnya? Ah, bukankah tidak ada yang mengetahui kedatangan mereka, kecuali dia sendiri, dan kedua puterinya? Sebaliknya kedatangan kedua tamu Nabi Luth itu merupakan kesempatan bagi isterinya untuk menambah kepingan-kepingan perak yang biasa ia perolehi dari si wanita tua.

Sekarang, ia harus mengutus seseorang kepada kaumnya untuk memberitahu mereka. Tetapi kedua puterinya sedang sibuk menyiapkan hidangan bagi kedua tamu ayahnya, atas perintah Nabi Luth. Karena keinginannya yang mendesak, isteri Luth akhirnya memberi isyarat kepada salah seorang puterinya untuk mendekat. Kemudian ia membiisikkan beberapa kalimat ke telinga anak perempuannya itu. Sesaat kemudian, sang puteri segera keluar rumah untuk memberitahu kaumnya, sebagaimana biasa.

Di tengah-tengah kerumunan orang ramai anak Nabi Luth melihat seorang perempuan tua melambaikan tangan sambil mengisyaratkan panggilan kepadanya. Segera ia mendekati perempuan itu dan memberitahu tentang dua lelaki tampan yang datang ke rumahnya. Perempuan tua itu kemudian menyuruh ia cepat pulang, sementara kelompok lelaki menghampiri seraya bertanya: "Apakah yang terjadi? Apakah ada berita baru?" Wajah si perempuan tua menampakkan senyum tipuan sambil berkata: "Kali ini tidak kurang dari empat potong emas harus kuterima."

Dengan bersemangat kaumnya bertanya: "Apakah yang terjadi? Apakah ada yang istimewa?" Perempuan itu berkata kepada mereka, sementara ia membuka matanya lebar-lebar disertai syaitan. "Kalian akan memperoleh apa yang kalian kehendaki, iaitu dua orang lelaki yang berwajah `tampan'. Dengan wajah buas dan bernafsu, mereka bertanya dengan tidak sabar. "Di mana mereka? Di mana lelaki berwajah 'tampan' itu? "Berikan harta kepadaku terlebih dahulu, barulah kuberi tahu kalian!" Katanya.

Sebahagian dari mereka menyahut: "Wahai wanita tua, engkau yang tamak, tidak pernah kenyang!" Dan sebahagian yang lain berkata: "Inilah harta untukmu, tetapi cepat katakan, di mana lelaki yang berwajah 'tampan' itu?" Setelah tangannya menggenggam emas, berkatalah perempuan tua itu kepada mereka. "Mereka ada di rumah Luth..." Hampir-hampir kaumnya tidak mendengar ucapan perempuan tua itu dengan jelas. Tetapi, sesaat kemudian, mereka berlumba-lumba untuk segera datang ke rumah Nabi Luth. Masing-masing ingin memperoleh kepuasan dari dua lelaki 'tampan' yang ada di rumah Luth.

Sesampainya mereka di sana, didapati pintu rumah Nabi Luth tertutup. Segeralah mereka mengetuk keras sambil berteriak. "Bukakan, Luth bukalah pintu-pintumu! Kalau tidak, kami terpaksa akan memecahkannya!" Isteri Nabi Luth mencuba menemui suaminya yang ternyata telah meninggalkan kedua tamunya di dalam kamar, sementara ia sendiri mendekati pintu rumahnya yang tertutup dan memisahkan dia dengan sekumpulan kaumnya. Isteri Nabi Luth mengintai dari balik tirai. Hatinya melonjak kegirangan.

Sebentar lagi ia bakal memperoleh sepotong perak dari si perempuan tua, sesuai dengan kebiasaan yang telah berlangsung selama ini. Bahkan di samping itu, tanpa diketahuinya, ia mungkin bakal memperoleh pula sepotong emas sebagai bonus. Teriakan kaum Luth bertambah keras dan garang. Mereka tak sabar dan ingin memecah pintu agar dapat masuk dan menemui tamu-tamu Nabi Luth. Apakah yang akan dikatakan oleh Nabi Luth atas tindakan kebengisan yang diperbuat oleh naluri haiwan kaumnya yang rendah itu?

Nabi Luth pun berdiri terpaku; hanya pintu yang memisahkannya dari kaum durjana itu. Sesaat kemudian, Nabi Luth berkata kepada mereka demi menenangkan keadaan: "Hai, kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu. Maka, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku di hadapan tamuku. Tidak adakah di antaramu seorang yang dapat menbedakan baik dan buruk. Ya, orang-orang yang berakal ketika itu telah dihinggapi fikiran-fikiran hewan yang rendah, sehingga nafsu mereka sulit dibendung."

Luth kemudian kembali menegaskan permohonannya kepada kaumnya itu, sedangkan isterinya mengintip tidak jauh dari situ. Nabi Luth menawarkan kepada mereka untuk mengawini puteri-puterinya, tetapi dengan serentak mereka menjawab: "Sesungguhnya engkau telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki." Sampai di sini, dialog antara Nabi Luth dan kaumnya terputus.

Nabi Luth kemudian berfikir, apakah yang akan ia lakukan jika kaumnya memecah pintu rumahnya dan masuk untuk melampiaskan nafsu syaitannya kepada dua orang tamunya. Ia berdiri kebingungan, sedangkan isterinya memandangnya dengan pandangan khianat. Tibatiba tamu Nabi Luth berkata kepadanya: "Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu; sekali-kali mereka tidak dapat mengganggu engkau."

Kalau begitu, tamu-tamu Nabi Luth adalah utusan-utusan Allah yang datang untuk menimpakan azab kepada penduduk Negeri Sadom yang berbuat kerusakan itu. Mendengar semua itu, isteri Nabi Luth merasa khuatir, karena ia akan gagal memperoleh harta yang selalu diingininya itu. Kebatilan dan pelakunya memang tidak akan pernah kekal, dan kini seksa sedang menghampiri mereka. Berkata utusan-utusan Allah itu kepada Nabi Luth: "Bukakan pintu, dan tinggalkan kami bersama mereka!"

Maka, Nabi Luth pun membuka pintu rumahnya. Isteri Nabi Luth merasa cemas tatkala melihat serombongan kaumnya menyerbu masuk dengan penuh kegilaan, dan segera menuju ke arah tamu-tamu Nabi Luth. Ketika itulah, Jibril menunjukkan kelebihannya. Ia mengembangkan kedua sayapnya dan memukul orang-orang durjana itu. akhirnya, mata mereka, tanpa kecuali, buta seketika. Dengan berteriak kesakitan, mereka semua menghendap-hendap dan bingung, kemana mereka harus berjalan.

Bertanyalah Nabi Luth kepada Malaikat Jibril: "Apakah kaumku akan dibinasakan saat ini juga?" Malaikat Jibril memberitahu bahwa azab akan ditimpakan kepada kaum Nabi Luth pada waktu Subuh nanti. Mendengar itu, Nabi Luth segera berfikir, bukankah waktu Subuh sudah dekat. Jibril memerintahkan Nabi Luth agar pergi dengan membawa keluarganya pada akhir malam nanti. Semua keluarga Nabi Luth pada malam itu pergi bersamanya ke luar kota, kecuali Wa'ilah.

Isterinya itu bukan lagi termasuk keluarganya yang beriman kepada risalah Allah yang dibawanya. Sebaliknya, Isteri Nabi Luth justeru telah membantu orang-orang yang berbuat kerosakan, dan ia harus menerima akibatnya. Maka, turunlah azab atas dirinya, bersama semua kaum Nabi Luth yang ingkar, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam Kitab Suci Al-Quran: "Maka, tatkala datang azab Kami, Kami balikkan (kota itu), dan Kami turunkan di atasnya hujan batu, (seperti) tanah liat dibakar bertubitubi.

Diberi tanda oleh Tuhanmu. Dan seksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim." Maha Benar Allah lagi Maha Agung.

Semoga bermanfaat...

Rabu, 23 Oktober 2013

Download Lagu Lipooz Mp3

Lipooz

Lipooz atau dengan julukan Linggis Pusaka adalah rapper asal Manggarai (Flores), yang terlahir dengan nama Philipus Irwan Ngadut. Rapper yang menyukai musik rap sejak masih duduk di sekolah dasar ini sudah dikenal di daerah-daerah lain di Indonesia karena lagu-lagu ciptaannya.

Meskipun kurang adanya dukungan dari masyarakat lokal dengan aliran musik asal Amerika itu, lipooz tidak pernah berhenti berkarya untuk mempertahankan kecintaannya pada Hip Hop.

Ia memulai kariernya ketika kuliah di Surabaya tahun 2000. setelah bosan jadi vokalis salah satu band Hip Hop di Kota Pahlawan itu, lipooz keluar dari band dan mulai belajar menulis lirik sendiri.

Dibawah ini saya sediakan beberapa lagu Lipooz secara gratis :D

  1. Lipooz - Bukanlah Nama ft. Mic Tirani & Alva
  2. Lipooz - Flores Sound ft. Epang
  3. Lipooz - Happy Birthday
  4. Lipooz -
  5. Lipooz - Persembahanku
  6. Lipooz - Tak Terganti ft. ZLO
  7. Lipooz - Tinggi ft. Brother D
  8. Lipooz - Words = Power
  9. Lipooz - Dear Dantel
  10. Lipooz - Malas Tau

Semoga bermanfaat...

Selasa, 22 Oktober 2013

Kedamaian dan Kehancuran dalam Mitologi Jawa

Mitologi Jawa
Penulis: saiful-arif

Jawa memiliki tradisi yang sangat kaya dan beragam. Setidaknya selama seribu tahun, karya-karya sastra telah dihimpun mulai dari sumber-sumber kuno Sansekerta; legenda kerajaan dalam Pararaton dan Negarakertagama; sejarah Mataram dalam Babad Tanah Jawi, Serat Centhini, serta syair-syair didaktik yang berpengaruh karya Mangkunegara IV abad XIX, karya-karya Ki Hadjar Dewantara serta Ki Ageng Soerjomentaram di abad XX, dan sebagainya.

Yang mengesankan, karya-karya tersebut memperlihatkan corak berkesinambungan yang benar-benar hidup, Kitab-kitab monumental tersebut tidak hanya sebuah karya yang selesai di tingkat pikiran, namun juga telah menjelma menjadi sebuah tradisi yang kini kita sebut sebagai Jawanisme.

Jawanisme merupakan proses yang secara sadar maupun tidak dijadikan sebagai pedoman hidup dan tata cara berperilaku. Memang, seperti ditulis oleh Mulder, Jawanisme (baca juga: kejawen) bukanlah suatu kategori religius tertentu. Ia lebih merujuk pada sebuah etika, corak dan gaya berpikir yang mengilhami perilaku orang-orang Jawa. Sehingga ketika ada yang mengungkapkan kejawaan mereka dalam praktik-praktik religius, hal tersebut tak lebih sebagai corak yang secara dominan mewarnai tingkah laku mereka.

Satu hal lagi, Jawanisme menurut keterangan Muelder merupakan sebuah produk pertemuan antara Islam dengan peradaban Jawa kuno; juga merupakan produk penjinakan kerajaan-kerajaan Jawa oleh Hindia Timur (VOC); atau juga adalah hasil pertemuan antara kolonial dengan orang Jawa.

Gesekan-gesekan itu lantas mau tidak mau memacu orang Jawa untuk merefleksikan dirinya sendiri dan mengkonstruksi sebuah budaya dan jati diri yang betul-betul merepresentasikan kejawaan mereka. Sehingga Jawanisme bisa disebut sebagai sesuatu yang lebih kurang asli , hasil refleksi dan sublimasi berbagai pertentangan yang ada dulu kala.

Tarik-menarik perdebatan tentang posisi eksistensi Jawanisme tersebut ke dalam ranah agama, menjadi diskusi panjang di masa pra dan pascakemerdekaan. Bahkan, guna menertibkan anarki keagamaan yang mencuat di masa itu, Presiden Soekarno menyatakan bahwa hanya agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Kong Hu Chu saja yang mendapat pengakuan resmi.

Selain itu dilarang dan dibubarkan atas rekomendasi Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri. Selanjutnya, di masa-masa kudeta 1965, Islam bergerak menyerang kelompok kebatinan ini lantaran menganggap mereka sudah disusupi oleh komunisme yang ateistik.

Bahkan di Presiden Soekarno sendiri mengingatkan akan bahaya ilmu hitam, ekspresi klenik mistisisme Jawa. Sampai pada era 70an bisa dilihat pressure pada aliran yang sebenarnya monoteistik ini.

Apa dan siapa sebenarnya aliran (gerakan) ini? Premis dasar untuk memahami aliran ini bisa kita runut dalam mitologi Jawa. Seperti kita tahu, dalam mitologi Jawa, yang diadopsi dari epos Ramayana dan Mahabharata, kehidupan dilihat sebagai proses pertempuran antara yang baik dan yang buruk ; antara kekacauan dan ketertiban .

Kekacauan direpresentasikan oleh Bala Kurawa dan ketertiban oleh Pandawa Lima. Kurawa adalah manifestasi dari kesombongan, keangkaramurkaan, penuh nafsu, dan egois. Sementara Pandawa adalah penjelmaan dari kehidupan yang harmonis, tenteram, sepi dari konflik. Cerita selanjutnya, perang yang diungkapkan melalui prosesi Bharata Yudha itu pada akhirnya dimenangkan oleh Pandawa Lima, lima bersaudara yang memihak belas kasih dan tanpa pamrih.

Demikianlah para penganut aliran mistik Jawa ini. Setiap individu-pribadi akan mengalami benturan-benturan dalam kenyataan hidup yang mencerminkan proses peperangan itu. Dalam berbagai prosesi yang mengandung mistik, individu-individu tersebut berjuang untuk menundukkan dan membebaskan batin mereka demi mencapai penyatuan (integrasi) dengan asal-muasalnya.

Kesatuan eksistensi itu disimbolkan pada titik pusatnya yang merangkum segala sesuatu, dalam Sang Hyang (Sang Tunggal), Hyang Suksma (Sang Maha Jiwa), Urip (Hidup); dari mana satu eksistensi berasal maka ke sanalah mereka kembali. Dengan demikian, menjaga keselarasan, keharmonisan dan ketertiban adalah tujuan mulia dari ajaran mistisisme ini.

Sehingga pada titik tertinggi perjalanan mistik ini, dunia fana menjadi tak berarti. Namun demikian, atas dasar bekal moralitas yang demikian itu, seorang mistikus akan bersinar bagaikan mercusuar.

Karena itu praktik mistisisme dipandang sebagai upaya menempuh hidup yang lurus di dunia ini dan berusaha mewujudkan kehidupan damai yang didambakan. Bagi kaum mistikus, hakikat ketuhanan meliputi sifat yang terang maupun yang tersembunyi.

Tuhan itu immanen dalam ciptaan dan menjadi bagian dari segala sesuatu itu sendiri. Ketika kita melontarkan sebuah pertanyaan pada mereka, Adakah Tuhan itu? , Maka jawab mereka, Selama kita masih bisa berpikir dan menggunakan akal, maka Tuhan tidak ada, akan tetapi ketika kita sudah berhenti berpikir dan merasa cemas, maka Tuhan ada. Jadi, Tuhan adalah kekuatan yang berada di sekeliling manusia, dan manusia adalah bagian dari-Nya.

Pada praktiknya, mistisisme adalah upaya individual, yakni pencarian tunggal seorang manusia yang menghendaki penyatuan kembali dengan asalnya, yang menyatakan pelepasan dari rasa duniawi. Hal ini bisa kita lihat dalam cerita-cerita mitologi wayang seperti Dewa Ruci, yakni perjalanan Bima dalam mencari kesejatian hidup.

Untuk menempuh jalan mistik ini merupakan perjalanan yang amat berat dan mensyaratkan satu tekad yang bulat. Bahkan berbahaya dan sukar, sebab orang bisa menjadi gila atau dimasuki oleh kekuatan jahat. Manusia harus berlatih dalam mengatasi godaan-godaan dunia dengan berlatih, seperti tapa, puasa, meditasi dan sebagainya.

Sampai pada puncak tertinggi, seorang mistikus akan sampai pada tahapan terakhir, yakni tahapan makripat, di mana tujuan menyatunya hamba dengan Tuhan (manunggaling kawula lan gusti) sudah terwujud. Pada tahap ini, jiwa individu akan berbaur dengan jiwa universal, tindakan sudah menjadi laku yang betul-betul murni. Ia telah menjadi wakil Tuhan di muka bumi, dan memberi cahaya pada bumi.

Pada umumnya, praktik mistik dan atau kebatinan ini dilangsungkan di rumah seorang guru dari aliran tertentu. Pria dan wanita berkumpul bersama, segala umur boleh ikut serta. Pengikut dari berbagai macam agama bergabung bersama. Kemudian pertemuan dibuka melalui sujud pengheningan untuk mendapatkan kejernihan pikiran dan konsentrasi. Setelah itu sang guru berceramah tentang makna kehidupan menurut pemahaman aliran tersebut.

Ini adalah himpunan tulisan mengenai mistisisme dan pola pemikirannya yang ditulis Mulder selama belasan tahun tinggal di Jawa, Yogyakarta. Buku ini cukup anggun dalam menyajikan data-data yang ada, karena meskipun penulisnya adalah seorang antropolog Belanda, namun kegigihan dan intensitasnya dalam penelitian di Thailand dan Indonesia selama bertahun-tahun membuatnya terlibat secara tak sengaja, pada obyek yang ia teliti.

Namun demikian, Mulder dalam pandangannya terutama yang tertuang dalam buku ini terlihat tidak konsisten dengan pendiriannya, terutama ketika memilah antara ajaran agama tertentu dengan praktik misitisisme ini. Terkadang ia memisahkan dan membuat jarak yang cukup jauh, terkadang ia mendekatkannya, dan sangat dekat.

Semoga bermanfaat...