Sabtu, 18 Februari 2012

Fungsi Flasher

Fungsi Flasher


Flasher adalah komponen pemberi sinyal positif (+) yang memiliki frekuensi tetap, misalnya 2,5 kali per detik. Karena flasher memberikan sinyal positif (+), maka bohlam yang mendapat sinyal positif (+) dari flasher tersebut akan hidup dengan sendirinya.

Pada umumnya flasher memiliki dua tipe :
1. Flasher electronic
Dalam prosesnya flasher electronic memanfaatkan rangkaian timer atau rangkaian flip-flop yang
dapat memberikan sinyal on/off.
2. Flasher bimetal
Flasher bimetal memanfaatkan pemuaian metal akibat dari pemanasan. Cara kerjanya cukup sederhana, plat warna merah mengalami pemanasan akibat adanya kumparan yang
melilit plat warna merah
tersebut. Ketika memuai
maka plat akan melengkung yang mengakibatkan terminal kontak berpisah. Ketika terminal kontak berpisah maka plat akan mengalami pendinginan dan mulai menyusut.
Ketika plat menyusut, terminal kontak akan kembali bersentuhan yang mengakibtakan terjadi arus pemanasan lagi. Begitu terus berulang-ulang hingga dimatikan.

Jumat, 17 Februari 2012

Fungsi Ampere Meter

Fungsi Ampere Meter


Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter.

Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambah dengan hambatan shunt.

Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis.
Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

Rabu, 15 Februari 2012

Fungsi Alternator

Fungsi Alternator


Fungsi alternator
adalah untuk mengubah energi mekanis yang didapatkan dari mesin tenaga listrik.
Energi mekanik dari mesin disalurkan sebuah puli, yang memutarkan roda dan menghasilkan arus listrik bolak-balik pada stator.
Arus listrik bolak-balik ini kemudian dirubah menjadi arus searah oleh
dioda-dioda.

Komponen utama alternator adalah :
Rotor yang menghasilkan medan magnet listrik, stator yang menghasilkan arus listrik bolak-balik. dan beberapa dioda yang menyearahkan arus.

Komponen tambahan lain adalah :
sikat-sikat yang
mensuplai arus listrik ke rotor untuk menghasilkan
kemagnetan (medan magnet). Bearing-bearing yang memungkinkan rotor dapat berputar lembut dan sebuah kipas untuk mendinginkan rotor, stator dan dioda.

Selasa, 14 Februari 2012

Fungsi Baterai atau Accu

Fungsi Baterai atau Accu


Baterai adalah suatu alat electrochemical yang dapat merubah energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi kimia kelistrikan.

Fungsi baterai pada
kendaraan harus bisa
mengikuti kondisi
kendaraan, sehingga :
1. Dapat mensuplai semua
peralatan listrik pada
kendaraan.
2. Apabila sistem pengisian
rusak, dapat berfungsi
sebagai sumber arus
listrik saat berjalan.
3. Mengatur keseimbangan output sistem pengisian dan beban pemakaian.
Terpenting fungsi
baterai adalah
menghidupkan mesin secara optimal.
Fungsi MultiTester

Fungsi MultiTester


Multimeter adalah alat
pengukur listrik yang
juga sering disebut
sebagai VOM (Volt-Ohm
Meter), dapat digunakan
untuk mengukur tegangan (Volt meter),
hambatan (Ohm meter)
maupun arus (Ampere
meter). Terdapat dua
jenis multimeter, yaitu multimeter non elektronis dan multimeter elektronis.

Multimeter non
elektronis
Multimeter jenis bukan
elektronik kadang-
kadang disebut juga
AVO-meter, VOM
(Volt-Ohm-Meter), Multitester, atau Circuit
Tester. Pada dasarnya
alat ini merupakan
gabungan dari alat ukur
searah, tegangan
searah, resistansi,
tegangan bolak-balik.
Spesifikasi yang harus
diperhatikan terutama
adalah:
- batas ukur dan skala
pada setiap besaran
yang diukur: tegangan
searah (DC volt),
tegangan bolak-balik (AC
volt), arus searah (DC
amp, mA, µA), arus bolak-balik (AC amp) resistansi (ohm,
kilo ohm).
- sensitivitas yang dinyatakan dalam ohm-per-volt pada pengukuran tegangan
searah dan bolak-balik.
- Ketelitian yang
dinyatakan dalam %
- Daerah frekuensi yang
mampu diukur pada pengukuran tegangan bolak-balik.
- Batere yang diperlukan.


Fungsi dasar dari
multimeter antara lain
yaitu sebagai:
Alat ukur arus searah
Ammeter arus searah
(DC ammeter)
dipergunakan untuk
mengukur arus searah.
Alat ukur ini dapat
berupa amperemeter,
milliamperemeter dan galvanometer.